HARI RABU / WEDNESDAY
سُبْحَانَ اللهِ ، وَالْحَمْدُ ِللهِ ، وَ لآ إِلهَ إِلاَّ اللهُ ، وَاللهُ أَكْبَرُ لاحول ولا قوة الا بالله
Wednesday, December 31, 2025
sayyidul istighfar ..
Berikut ialah bacaan sayyidul istighfar yang boleh kita amalkan setiap hari:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ،
خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ،
وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ،
أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ،
أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ،
وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي،
فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allaahumma Anta Rabbii Laa ilaaha illaa Annta
Kholaq-tanii Wa Anaa ‘Abduka
Wa Anaa ‘Ala ‘Ahdika
Wawa’ Dika Mas-tatha’-tu
Auudzu-bika Min Syarrimaa Sona’-tu
Abuu-U Laka Bini’matika ‘Alayya
Wa Abuu-U Bidzanmmbi,
Faghfirlii Fainnahu Laa Yagh-Firudz-zunuuba
Illaa Annta.
Ya Allah, Engkaulah Tuhanku,
tidak ada Tuhan kecuali Engkau,
Engkau telah menciptakan aku dan aku adalah hambaMu,
dan hamba pasti menuruti ketentuan-ketentuanMu,
janji-janjiMu sesuai kemampuanku.
Aku meminta penjagaanMu dari buruknya segala perbuatanku,
aku mengakui segala nikmat yang Engkau berikan
dan mengakui adanya dosa-dosa yang aku lakukan.
Tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali engkau.
Ini adalah berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari.
“Sesiapa yang mengucapkannya pada siang hari (pagi) dengan penuh keyakinan dengannya lalu dia meninggal dunia pada hari tersebut sebelum petang maka dia dari kalangan ahli syurga.
Dan sesiapa yang mengucapkannya pada waktu malam (petang) dengan penuh keyakinan dengannya lalu dia meninggal dunia maka dia dari kalangan ahli syurga.”
(riwayat Imam al-Bukhari)
DOA .. RABBANNAS ..
Meaning: "Our Lord, accept [this] from us. Indeed, You are the Hearing, the Knowing".
QS AL KAUTSAR .. 1000 KALI ..
QS AL BAQARAH 285 DAN 286 ..
17 Keutamaan Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah ..
LA HAWLA WALA QUWWATA
ILLA BILLAH ..
Dalam kehidupan sehari hari, tentunya ada masa dimana manusia merasa berat dan merasa lelah, salah satu cara untuk mengatasinya yakni dengan berdzikir untuk memohon kekuatan pada Allah, dzikir tersebut bertujuan untuk memberikan ketenangan dan memohon jalan keluar, berikut salah satu dzikir terbaik yang memiliki 17 keutamaan, yakni laa hawla wa laa quwwata illa billah, berikut selengkapnya.
1. Bekal di Surga
Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada ‘Abdullah bin Qois,
“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah
‘Laa hawla wa laa quwwata illa billah’,
karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga”
(HR. Bukhari no. 7386).
Dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah merupakan dzikir yang penuh kebaikan hingga nantinya bisa menjadi jalan untuk mendapat hal berharga di surga sebab itulah pengaruh dzikir terhadap jiwa.
2. Meningkatkan Rasa Taat
Ibnu Mas’ud berkata,
“Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindungan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah.”
Dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah akan memberikan rasa taat yang lebih sebab menyadari secara langsung pertolongan dan perlindungan dari Allah sebagai wujud kasih sayang Allah kepada hambaNya.
3. Akhlak Mulia
Dari Abi Musa Al-Asy’ari radhiallahu anhu ia berkata:
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku:
“Maukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam syurga?”,
Maka aku menjawab:
“Tentu, wahai Rasulullah”.
Maka beliau menjawab:
“Ucapkanlah
Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah”
Jelas bahwa dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah merupakan akhlak mulia yang sering dilakukan orang sholeh yang memahami alasan pentingnya akhlak mulia menurut islam.
4. Melindungi dari Bahaya
Suatu ketika di jaman dulu dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah memberikan pertolongan untuk lepas dari bahaya sebab termasuk keutamaan berdzikir kepada Allah, yaitu Suatu ketika Al Asyja’i melaporkan kepada Rasulullah saw bahwa anaknya yang bernama Auf telah ditawan oleh musuh.
Maka Rasulullah berpesan kepadanya agar Al Asyja’i mengutus seseorang untuk menemui anaknya dan menyampaikan agar Auf memperbanyak membaca
“La Haula wa La Quwwata Illa Billah”.
5. Memberikan Kekuatan
Dan dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah terbukti memberikan kekuatan dan keberhasilan sebagai cara menjadi orang sukses menurut Al Qur’an,
Maka setelah hal tersebut disampaikan dan Auf memperbanyak membaca
“Laa Haula wa La Quwwata Illa Billah” terjadilah bermacam keajaiban. Betapa tidak, tali kulit yang mengikat tangan Auf tiba-tiba terlepas maka Auf pun kabur dengan menunggang onta milik musuh.
6. Jalan Keluar Segala Kesusahan
“Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar,”
( Terjemah QS. Ath-Thalaq(65):2).
Memang dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah ialah jalan keluar atas segala permasalahan dan memberikan pertolongan atas segala kesusahan atau kesulitan yang sedang dihadapi.
7. Sunnah Rasulullah
Rasulullah saw bersabda:
“ Perbanyaklah membaca
‘La Haula wa La Quwwata Illa Billah’,
karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Surga.
(HR.Ahmad).
Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab menjadi sesuatu yang disukai Allah dan memiliki banyak kebaikan.
8. Penawar Segala Penyakit
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan
Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah
maka hal itu sebagai penawar baginya dari
99 penyakit dan yang termudah adalah rasa bimbang”.
(HR. Tabrani).
Segala penyakit hati dan kesedihan serta kesusahan akan hilang jika sering mengamalkan dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab merupakan ungkapan doa dan berserah dri pada Allah.
9. Mengalahkah Musuh Allah
Jaman dahulu juga ada suatu kisah tentang seseorang yang bisa mengalahkan musuh Allah ketika berperang dengan berusaha sebaik mungkin dan memperbanyak membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah,
Hubaib bin Salamah rahimmullah saat menghadapi musuh atau mengepung sebuah benteng sangat senang memperbanyakkan ucapan
“ Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah “.
10. Memudahkan Pekerjaan
Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan “ Kalimat Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah”
mempunyai pengaruh yang sangat menakjubkan saat menanggung beban pekerjaan yang sulit dan keras, atau saat menghadap kepada raja dan orang yang ditakutkan, selain pengaruhnya yang efektif untuk menolak kemiskinan.
Berusaha sebaik mungkin dan banyak membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah akan membantu memberikan keberhasilan pada setiap usaha yang dilakukan.
11. Jauh dari Petaka
Makhul rahimahullah berkata:
“ Barangsiapa yang yang mengatakan
Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah
maka akan lenyap dari dirinya tujuh puluh pintu petaka, yang paling rendah adalah bencana kemiskinan”.
Dengan membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah secara rutin akan melindungi dari segala bahaya dan dari segala malapetaka yang merugikan baik di dunia maupun di akherat.
12. Kalimat yang Disukai Allah
Nabi saw yang mulia bersabda, “Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat yang berasal dari bawah ‘Arsy dari pusaka surga? Katakanlah olehmu:
Laa Haula wa La Quwwata Illa Billah”,
niscaya Allah akan mengatakan,
‘hambaKu telah menyerahkan dirinya dan meminta perlindungan.”
(HR Al-Hakim dari Abu Hurairah r.a).
Allah menyukai hambaNya yang banyak menyebut dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab menjadi wujud bahwa hamba tersebut mengakui kekuatan Allah dan berserah diri pada Allah dengan tetap berusaha serta melakukan yang terbaik yang ia mampu sehingga Allah selalu menolongnya dan memberi jalan keluar di tiap kesulitan yang dihadapi.
13. Jauh dari Laknat Allah
“Perbanyaklah Al-Baaqiyaat Al-Shaalihaat, yaitu tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan laa haula wa laa quwwata illa billah.”
(HR Ahmad, Ibn Hibban dan Al-Hakim dari Abu Sa’id r.a).
Tentunya dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah yang merupakan salah satu dzikir terbaik akan emnjauhkan dari laknat Allah sebab memilikki pahala dan nilai yang begitu tinggi di mata Allah.
14. Berserah Kepada Allah
Imam a-Nawawi berkata:
“La haula wa la quwwata illa billah”,
itulah kalimat yang digunakan untuk menyerah diri dan menyatakan bahwa kita tidak mempunyai hak untuk memiliki sesuatu urusan.
Ia kalimah yang menyatakan bahawa seseorang hamba tiada mempunyai daya upaya untuk menolak sesuatu kejahatan (kemudaratan) dan tiada mempunyai daya kekuatan untuk mendatangkan kebaikan kepada dirinya melainkan dengan kudrat iradat Allah subhanahu wa ta’ala jua.”
15. Jauh dari Penyakit Hati
“La haula wa la quwwata illa billah”.
Secara lengkap kita juga dapat menambahkan lafaz
” Alliyil Adziim”
yang berarti ”
Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”
di belakangnya.
Boleh menambah pujian lain dalam dzikir
Laa hawla wa laa quwwata illa billah
sebab akan menjauhkan diri dari rasa sombong dan menjauhkan dari segala penyakit hati yang berbahaya.
16. Mententramkan Hati
“La Haula wala Quwwata illa billah”
berulang-ulang kali, menyerahkan segenap hatinya kepada ALLAH SWT ,
insya Allah jiwanya akan tenang, tenteram, dan segala urusan kembali kepada Allah Ta’ala.
17. Dekat dengan Allah
Ada banyak kisah mengenai dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah yang memberikan pertolongan untuk para nabi dan rasul terdahulu sebab dzikir tersebut akan mendekatkan seseorang kepada Allah sehingga dengan ijin Allah kesulitan apapun yang dihadapi dapat dijalani dan dilewati dengan indah dan penuh keberhasilan.
Seperti ketika nabi Ibrahim as yang tetap bugar meski dibakar api oleh raja Namrud atau nabi Musa as yang dikejar musuh dan tersudut di tepi laut hingga Allah swt memberikan pertolongan-Nya dengan terbelahnya laut.
Ataupun nabi Yunus as yang dalam keadaan putus asa terbuang dari kapal kemudian dimakan seekor ikan hiu tapi bisa tetap hidup.
Juga ketika Rasulullah saw dikejar musuh hingga mulut gua bersama sahabat Abu Bakar as-Siddiq, tetapi musuh tidak dapat melihatnya.
Pertolongan Allah swt yang semacam itu juga diperuntukkan kaum Muslimin melalui Hawqallah yaitu lafaz
“La haula wa la quwwata illa billah”.
WALLAHU A'LAM ..
Tuesday, December 30, 2025
ZIKIR LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH ..
Zikir kekuatan adalah zikir yang memberikan ketenangan, kekuatan mental & fizikal, serta pertolongan daripada Allah, dengan
zikir utama ialah
"Lā hawla wa lā quwwata illā billāh"
(Tiada daya dan tiada upaya melainkan dengan Allah),
serta zikir pagi petang yang menjadi perisai rohani dan penenang jiwa, membantu kita berserah dan bergantung penuh kepada-Nya dalam menghadapi dugaan hidup.
Zikir Kekuatan Utama
Lā Hawla wa lā quwwata illā billāh
(لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّٰهِ):
Kalimat ini menegaskan bahawa semua kekuatan datang dari Allah, menginsafkan kita akan kelemahan diri dan berserah sepenuhnya kepada-Nya.
Versi lebih lengkap:
Lā hawla wa lā quwwata illā billāhil 'Aliyyil 'Aẓīm
(لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ).
Zikir Lain Untuk Kekuatan
Zikir Pagi & Petang:
Amalan zikir di waktu pagi dan petang (Ma'thurat) memberi kekuatan rohani untuk cabaran hari, serta ketenangan sebelum malam, melindungi dari musibah dan membawa kebahagiaan.
Syukur:
Mengucapkan syukur (Alhamdulillah) adalah kunci keberkatan dan pintu kebahagiaan, seperti dijanjikan dalam Surah Ibrahim ayat 7.
Manfaat Zikir Kekuatan
Ketenangan Jiwa:
Memberi ketenteraman batin dan kebahagiaan hakiki.
Kekuatan Mental & Fizikal:
Membantu menguatkan mental dan fizikal menghadapi tekanan hidup.
Perlindungan:
Menjadi benteng daripada segala ujian dan keburukan.
Ketergantungan kepada Allah:
Mengikis sifat bergantung pada diri sendiri dan menguatkan kebergantungan pada Allah.
WALLAHU A'LAM ..
BERLUMBA LUMBA DALAM KEBAIKAN .. Fastabiqul Khairat ..
"Berlumba-lumba melakukan kebaikan"
( Fastabiqul Khairat)
Fastabiqul Khairat
(فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ) ..
adalah ajaran Islam yang memerintahkan umatnya untuk bersaing secara positif dalam berbuat amal saleh demi meraih ridha Allah SWT, pahala, dan kebahagiaan di akhirat, berdasarkan firman Allah dalam Al-Qur'an (Surah Al-Baqarah: 148 dan Al-Hadid: 21), yang mendorong kita bersegera dan memanfaatkan waktu singkat untuk amal saleh agar mencapai surga dan ampunan.
Fastabiqul Khairat:
"berlomba-lomba dalam kebaikan".
Bersaing Sehat:
Ini bukan persaingan dengan niat buruk, melainkan dorongan untuk menjadi yang terbaik dalam amal kebajikan.
Memanfaatkan Waktu:
Kesadaran bahwa hidup singkat mendorong mukmin untuk segera berbuat baik.
Dalil Al-Qur'an:
Surah Al-Baqarah ayat 148:
"...maka berlumba-lumbalah kamu mengerjakan kebaikan; kerana di mana sahaja kamu berada maka Allah tetap akan membawa kamu semua (berhimpun pada hari kiamat untuk menerima balasan)...".
Surah Al-Hadid ayat 21:
"Berlumba-lumbalah kamu (mengerjakan amal yang baik) untuk mendapat keampunan daripada Tuhan kamu dan mendapat syurga yang bidangnya seluas segala langit dan bumi...".
Manfaat dan Tujuan:
Mendapat ampunan dan rahmat dari Allah.
Mencapai kebahagiaan dan keselamatan di akhirat (surga).
Mewujudkan masyarakat yang harmoni karena semua orang fokus pada kebaikan.
Contoh Amalan:
Menambah ilmu, bersedekah (bahkan senyum adalah sedekah), berzikir, membangun masjid/pusat dakwah, dan amal saleh lainnya.
Intinya, berlomba-lomba dalam kebaikan adalah motivasi spiritual untuk terus meningkatkan amal saleh sebagai persiapan menghadapi kehidupan abadi.
WALLAHU A'LAM ..
Monday, December 29, 2025
8 PINTU SYURGA ALLAH SWT ..
surah Al fatihah..
Sunday, December 28, 2025
AMALAN ATAS DASAR NIAT ..
HADITH BERKATA BAIK ATAU DIAM ..
Hadis Nabi SAW:
"Sesiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia berkata baik atau diam."
(Riwayat Bukhari dan Muslim).
Rasulullah SAW bersabda:
"Seorang hamba mungkin mengucapkan satu kata yang ia anggap remeh, tetapi itu membuatnya terjerumus ke neraka selama
70 tahun."
(HR Tirmidzi)
Rasulullah SAW juga memperingatkan tentang akibat dari ucapan yang tidak dipikirkan:
إِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ، مَا يَتَبَيَّنُ فِيهَا، يَزِلُّ بِهَا فِي النَّارِ أَبْعَدَ مِمَّا بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ
"Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang ia tidak
memikirkan akibatnya, dan karena satu kalimat itu, ia terjatuh ke dalam
neraka lebih jauh daripada jarak timur dan barat."
(HR. Bukhari dan Muslim)
WALLAHU A'LAM ..
SURAH AL FATIHAH .. AS SYIFA'
SAKIT DAN HIKMAH NYA ..
9 Hadis tentang Sakit dan Sabar 1. Sakit sebagai Penghapus Dosa Rasulullah SAW bersabda: “ Tidaklah seorang muslim yang menderita sakit atau...
-
Selain disunnahkan untuk dibacakan pada Solat Jumaat rakaat pertama, Surah Al A’la juga mempunyai kelebihan lainnya yang sangat berguna...
-
FIRMAN ALLAH SWT .. وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً Maksudnya : Dan ingatlah Tuhan kamu di dalam diri kamu secara ren...











