Saturday, May 18, 2013

THE QALB ... YOUR HEART

 
 
 
SEGUMPAL DARAH BERNAMA HATI...

"...ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد

وإذا فسدت فسد الجسد كله, ألا و هي القلب"

daripada 'Abdullah bin An'Nu'man bin Basyir radhiyallahu 'anhuma, katanya:

Aku telah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda:

...
"...Dan ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh itu terdapat seketul daging,

jika ia baik, maka baiklah keseluruhan jasad dan sekiranya ia rosak maka rosaklah keseluruhan jasad,

sesungguhnya ia adalah hati."

|HR Bukhari dan Muslim|
 
 
THE QALB ...
 
TAKE CARE YOUR HEART FOR THE REMEMBRANCE OF ALLAH SWT
 
KEEP ZIKRULLAH CONSTANTLY ...
 
INSYA'ALLAH
 
AAMIINNN
 
 


Friday, May 17, 2013

SUNNAH RASULULLAH SAW KETIKA BANGUN TIDUR ....





Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun dari tidur, baginda duduk sambil mengusap wajahnya dengan tangan.”
(HR. Muslim)

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun dari tidur, baginda akan membaca Alhamdulillahil lazi ahyana ba' dama ama tana wailai hin nushur (Segala puji Allah yang menghidupkan kami selepas mematikan(tidur) kami dan kepadaNya tempat kembali).
(HR Bukhari)

Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun dari tidur, baginda membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kamu bangun dari tidur, janganlah memasukkan tangannya ke dalam bekas air sebelum dia mencucinya tiga kali.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kamu bangun dari tidur, beristintsaarlah (memasukkan air ke dalam hidung) tiga kali kerana syaitan bermalam di rongga hidung.” (HR. Bukhari dan Muslim)
 
 
 
TERIMAKASIH ..
 
JAZAK ALLAH KHAYR
 
 
 
 
 
 

Thursday, May 16, 2013

AYATUL KURSI ...

 
 
 
 
 
Penjelasan:

Ayat Kursi diturunkan pada suatu malam selepas Hijrah. Menurut riwayat, ketika ayat kursi diturunkan disertai dengan beribu-ribu malaikat sebagai penghantarnya, kerana kebesaran dan kemuliaannya.

Syaitan dan Iblis menjadi gempar kerana adanya suatu alamat yang menjadi perintang dalam perjuangan nya.

Rasulallah s.a.w segera memerintah kepada penulis alQuran iaitu Zaid bin Thabit agar segera menulisnya dan menyebarkannya.

Ada terdapat sembilan puluh lima buah hadis yang menjelaskan fazilat ayat kursi. Sebabnya ayat ini disebut ayat KURSI kerana di dalam nya terdapat perkataan KURSI, ertinya tempat duduk yang megah lagi yang mempunyai martabat.

Perlu di ingat, bukan yang di maksudkan dengan KURSI ini tempat duduk tuhan, tetapi adalah KURSI itu syiar atas kebesaran Tuhan.
 

Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Sesiapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi, Allah hilangkan segala
kefakiran didepan matanya."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi Jumaat, kemudian berwuduk
dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada kejahatan
syaitan dan kejahatan pembesar."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah
sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan
serta perlindungan Allah daripada gangguan serta hasutan syaitan."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar daripada
pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri
daripada memasuki rumah."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keselamatan ketika dalam
perjalanannya."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya-Allah, boleh menyebabkan
syaitan dan jin terbakar."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Jika anda berpindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki
rumah itu eloklah anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah
mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan lahir dan batin."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya,
Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia
akan berada dalam lindungan Allah hingga sembahyang yang lain."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak menegah
akan dia daripada masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa membacanya
ketika hendak tidur, Allah memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah
jirannya & ahli rumah2 di sekitanya."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap-tiap sembahyang Fardhu,
Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang
yang benar, pahala nabi2 juga Allah melimpahkan padanya rahmat."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah
mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan
mendoakan baginya.

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wa jalla
akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang
berperang bersama nabi Allah sehingga mati syahid."

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud :
"Barang siapa yang membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya
Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya."
Menurut keterangan dari kitab"Asraarul Mufidah" barangsiapa mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18 kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darajatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah.


1. Dapat Menyembuhkan Penyakit Gila / Ayan

Untuk sakit gila cara megamalkannya, ayat Kursi dibaca sebanyak 33 kali pada ubun-ubun orang yang sakit gila itu seraya dihembus-hembuskan. Insya Allah lekassembuh. Lakukanlah berulang-ulang ketika matahari akan terbitdan ketika akan terbenam, bila belum ada perubahan.

Sedang untuk sakit ayan cara mengamalkannya, ambillah segelas air lalu bacalah ayat Kursi sebanyak 90 kali, dan tiap kali bacaan tiupkan pada gelas itu, kemudian diminumkan pada orang yang sakit ayan. Insya Allah akan lekassembuh. Lakukanlah berulang-ulang, dengan sabardan dengan keyakinan yang penuh.


2. Dapat Menjauhkan Dari Impian Yang Buruk

Cara mengamalkannya, bacalah Ta'awwudz 3 kali, yaitu membaca "A'UUDZU BIL LAAHi MINASY SYAITHOONIR ROJIIM" lalu membaca ayat Kursi 3 kali. Dan bila sampai pada bacaan "WA LAA YA-UUDUHU HIFDLU HUMAA WA HUWAL 'ALIYYUL 'ADLIIM" hendaknya diulang 3 kali. Insya Allah dalam tidurnya nanti tepjauh dari mimpi-mimpi yang buruk, dan bahkan bermimpi yang indah-indah.

3. Dapat Mendatangkan Keselamatan Dalam Perjalanan

Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi sebanyak 3 kali sebelum anda berangkat dalam suatu perjalanan. Insya Allah dalam perjalanan anda nanti selalu dalam perlindungan-Nya sehingga tidak akan menemui kesulitan dan kesukaran sampai anda pulang kembali.

4. Dapat Mendatangkan Segala Macam Hajat.

Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi 99 kali sesudah shalat Hajat 2 rakaat pada tengah malam. Kemudian berdo'alah kepada Allah dengan menyebutkan hajatyang dimaksud. Insya Allah dalam waktu dekat apa yang dihajatkan itu akan segera terkabulkan.

5. Dapat Menghilangkan Dosa-Dosa Kecil

Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi secara rutin pada setiap selesai shalat fardhu, maka faedahnya dapat menghilangkan dosa-dosa kecil, kecuali dosa-dosa yang berhubungan dengan sesama manusia.

6. Dapat Membentengi Diri dari Gangguan Syetan

Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi sebanyak 7 kali sebelum anda mengerjakan sesuatu perkara niscaya Allah akan melindungi anda didalam mengerjakan sesuatu itu dari gangguan syetan.

7. Dapat Mengaburkan Pandangan Musuh

Cara mengamalkannya, buatlah garis lingkaran seraya bacalah ayat Kursi sebanyak 7 kali, kemudian masuklah ke dalam lingkaran itu, niscaya pandangan musuh menjadi kabur tidak bisa melihator-angyang ada dalam lingkaran, sehingga orangyang berada di lingkaran itu selamat dari ancamannya.

8. Dapat Menghindarkan Gangguan Orang Zalim

Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi pada permulaan siang dan permulaan malam. Lakukanlah bacaan ini sebagai amalan rutin, Insya Allah akan terjagadari maksud jahat orang zalim, karenaselalu dalam perlindunganNya. Disamping itu syetan pun tidak berani menggangu.

9. Dapat Menyembuhkan segala penyakit

Cara mengamalkannya, tulislah ayat Kursi pada kertas yang putih, kemudian dilebur dengan aiar suci, lalu airnya diminumkan pada orang yang sakit. Lakukanlah berulang-ulang dengan harapan penyakitnya lekas sembuh. Insya Allah dengan jalan yang demikian ini, penyakit yang dideritanya akan segera sembuh.

10. Dapat Membungkam Mulut Orang jahat

Cara mengamalkannya, lakukanlah petunjuk dibawah ini bila anda akan menghadapi penggilan orang yang akan berlaku jahat terhadap anda. Yaitu sebelum anda mendatangi penggilan itu bacalah ayat kursi, kemudian bacalah do'a sebagai berikut: 




Artinya : "Wahai Dzat yang hidup, wahai Dzat yang berdiri sendiri, wahai dzat yang menciptakan semua langit dan bumi, wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan. Aku memohon kepada-Mu dengan haq (kebenaran) ayat yang mulia ini (ayat kursi) dan semua yang terkandung didalamnya berupa nama-nama yang agung, agar Engkau bungkam mulutnya (sebut nama orang yang dimaksud) dan Engkau bisukan lisannya sehingga dia akan berkata kecuali dengan kata yang baik, atau dia diam. Kebaikanmu hai orang ini berada dikedua tangan-Mu, dan kekejianmu berada dibawah kedua telapak kaki-Mu".

Sesudah membaca do'a tersebut, lalu datang menghadap orang yang dimaksud dengan tenang dan penuh keyakinan tanpa keraguan sedikitpun. In Syaa Allah, orang jahat yang anda hadapi iaitu akan membungkam seribu bahasa sehingga ia tidak berkata apa-apa kecuali berkata yang baik, dan bahkan menaruh belas kasihan terhadap anda.

11. Dapat Menyelamatkan Ancaman Pencuri

Cara mengamalkannya, bacalah ayat kursi 7 kali ketika akan berangkat tidur, kemudian bacalah pula do'a sebagai berikut sebanyak 7 kalipula do'a sebagai berikut sebanyak 7 kali: 




Artinya : "Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah adalah Dzat Yang Maha meliputi kepada hamba-Nya. Allah adalah Dzat Yang Maha Memelihara, Yang Maha Dahulu, Yang Azali, Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri dan tidak tidur".

In Syaa Allah, dengan dibacakan yang demikian itu rumah beserta isinya akan selamat dari pencurian hingga pagi hari. Sebab do'a tersebut mempunyai faedah yang besar sekali. Dari padanya terpancar daya gaib yang dapat menolak kehendak jahat para pencuri,

Demikianlah diantara keutamaan dan khasiyat ayat Kursi. Dimana ayat Kursi adalah bacaan yang ampuh untuk membentengi diri dari berbagai macam godaan dan musibah. Karena dengan dibacanya ayat kursi, Allah memberikan perlindungan terhadap diri si pembaca itu. 



http://syafaonline.blogspot.com/2012/12/kelebihan-fadhilat-ayat-al-kursi.html

 

DOSA TINGGAL SOLAT LEBIH BESAR DARI ZINA ..







DOSA TINGGAL SOLAT LEBIH BESAR DARI ZINA
Pada satu senja yang lengang, kelihatan seorang wanita berjalan dalam keadaan terhuyung-hayang. Pakaiannya yang serba hitam menunjukkan dia dicengkam kesedihan manakala kerudungnya menutup rapat hampir seluruh wajahnya.
Walaupun tidak bersolek atau memakai perhiasan lain di tubuhnya, kulitnya yang bersih, memiliki tubuh yang ramping dan rona wajah yang ayu, tetap tidak dapat menghapuskan kepedihan yang sedang membelenggu hidupnya.
Dia melangkah perlahan-lahan mendekati rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu perlahan-lahan sambil mengucapkan salam. Apabila terdengar ucapan 'silakan masuk' dari dalam, wanita cantik itu melangkah masuk sambil kepalanya terus tertunduk.
Air matanya berderai ketika dia berkata: "Wahai Nabi Allah, tolonglah saya, doakan saya supaya Tuhan berkenan mengampunkan dosa keji saya,"
"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut. "Saya takut mengatakannya," jawab wanita cantik itu. "Katakanlah, jangan ragu-ragu," desak Nabi Musa.
Lalu wanita itu memulakan cerita, "Saya... telah berzina." Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.
Perempuan itu meneruskan, "Dari penzinaan itu, saya pun... hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya…cekik lehernya sampai…mati," cerita wanita itu sambil menangis sekuat-kuat hati.
Mata Nabi Musa berapi-api dan dengan muka yang berang, dia mengherdik, "Perempuan jahat, nyah kamu dari sini! Supaya seksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku kerana perbuatanmu. Pergi!" teriak Nabi Musa sambil memalingkan muka kerana jijik.
Mendengar herdikan itu, wanita itu pun segera bangun dan berlalu dengan hati yang hancur luluh. Ketika keluar dari rumah Nabi Musa, ratapannya amat memilukan.
Dia terfikir ke mana lagi dia hendak mengadu kerana apabila seorang Nabi sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang betapa besar dosanya dan jahat perbuatannya.
Tetapi dia tidak tahu bahawa sepeninggalannya, Malaikat Jibril turun berjumpa Nabi Musa. Lalu Jibril bertanya: "Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu ada dosa yang lebih besar daripadanya?"
Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita penzina dan pembunuh itu?" tanya Nabi Musa kepada Jibril.
"Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?"
"Ada," jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Nabi Musa lagi.
"Orang yang meninggalkan solat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar daripada seribu kali berzina."
Mendengar penjelasan itu, Nabi Musa kemudian memanggil wanita itu untuk menghadapnya semula. Dia mengangkat tangan dengan khusyuk untuk memohon ampunan kepada Allah S.W.T untuk wanita itu.
Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahawa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu ke atas dirinya.
Bererti, dia seakan-akan menganggap remeh perintah Allah, bahkan seolah-olah menganggap Allah tiada hak untuk mengatur dan memerintah hambaNya.
Sedangkan orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan bersungguh-sungguh bererti masih mempunyai iman di dalam dada, yakin bahawa Allah S.W.T itu ada dan berada di jalan ketaatan kepadaNya.
Itulah sebabnya Allah pasti mahu menerima taubatnya.

'Solat Itu Tiang Agama' dan itulah yang diterapkan kepada kita sejak azali, meninggalkan solat diibaratkan meruntuhkan agamanya.
Tidakkah kita sedar berapa banyaknya waktu telah kita tinggalkan? Hari ini? Semalam? Kelmarin? Minggu lepas? Bulan lelps? atau tahun lepas?.
Sesungguh besarnya dosa meninggalkan solat tetapi ia bukanlah tiket untuk kita menghampiri zina.
Maka penuhilah tanggungjawab ibadah solatmu sebaiknya. Buat para ibu bapa turutilah saranan Rasulullah S.A.W dalam mendidik anak-anakmu.
Rasulullah SAW bersabda maksudnya:
"Suruhlah anak-anakmu mengerjakan solat pada usia 7 tahun dan pukullah mereka (bila tidak mu) pada usia 10 tahun dan pisahkan mereka ditempat-tempat tidur". -HR. Ahmad dan Abu Dawud

AMALAN IBADAT YANG PALING AGUNG ..

 
 
 

Adakah kalian mengetahui apakah amalan ibadat yang paling agung dan hebat untuk umat Muhammad S.A.W?
Sedangkan Rasulullah s.a.w sentiasa melakukannya pada setiap keadaan dan waktu.Alangkah ruginya jika kita tidak dapat melakukan sepertimana yang Rasulullah s.a.w lakukan.
 
 
Baginda merupakan utusan terakhir untuk menyelamatkan kita dari terjebak ke jurang yang penuh dengan penyeksaan di akhirat kelak…
 
 
Bahkan amalan ini merupakan satu perintah dari Allah Ta’ala kepada hamba-hambanya selepas solat,sebelum solat,selepas dan sebelum makan,selepas dan sebelum tidor dan ketika berjihad,puasa,haji,umrah dan sebagainya..
 
 
Ibadah ini tidak memerlukan kita menghadap ke kiblat,tidak perlu secara berjemaah,tidak perlu mengeluarkan wang,tidak perlu menggunakan tenaga yang banyak dan sesuai dilakukan oleh semua peringkat umur samada dewasa,kanak-kanak,orang tua,kurang upaya,buta dan sebagainya….
 
Alangkah ruginya jika kita tidak melakukannya. Sampai bila kita ingin menjadi manusia yang paling rugi di dunia????.
Adakah kamu mengetahui apakah ibadah yang dimaksudkan???
 
 
Inilah ibadah yang sentiasa dipuji oleh Allah Ta’ala ketika melakukannya sebagaimana firmanNya:
 
 
وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
 
(Dan orang-orang lelaki yang menyebut nama Allah banyak-banyak serta orang-orang perempuan yang menyebut nama Allah banyak-banyak, Allah telah menyediakan bagi mereka semuanya keampunan dan pahala yang besar).(Surah Al-Ahzab:35)
 
 
Rasulullah s.a.w juga bersabda :
 
 
ألا أدلكم على خير أعمالكم وأزكاها عند مليككم وأرفعها في درجاتكم وخير لكم من إنفاق الذهب والفضة وخير لكم من أن تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم ويضربوا أعناقكم، قالوا: بلى يا رسول الله، قال: ذكر الله تعالى
 
 
(Mahukah kamu semua aku tunjukkan amalan yang lebih baik dan lebih suci di sisi Tuhan-mu dan yang lebih tinggi kedudukannya? Lebih baik bagi kamu berbanding menginfakkan emas dan perak? Lebih baik dari kamu bertempur dengan musuh, kamu memancung mereka dan mereka memancung kamu?” para sahabat menjawab: “Bahkan wahai Rasulullah,” baginda bersabda:
 
“Zikrullah taala.”).
 
(Al-Tirmizi:3377,Ibn Majah:3790)
 
 
Muaz Bin Jabal berkata : Tidak ada sesuatu pun yang dapat menyelamatkan aku melainkan dengan berzikir kepada Allah.
Diriwayatkan bahawa Abu Hurairah r.anhu sentiasa bertasbih siang dan malam melebihi 12000 kali tasbih setiap hari.Lalu beliau berkata:Tasbih ini merupakan pelindung diriku dari api neraka.
Diantara sebaik-baik zikir dalah membaca ayat kursi setiap kali selesai menunaikan solat sebagai mana sabda Rasulullah s.a.w :
(Sesiapa yang membaca ayat kursi selepas menunaikan solat,tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangnya memasuki syurga kecuali mati).(An-nasaie dan Ibnu Hibban mensahihkan hadis ini dalam Kitab Solat)
Dan Sabda Rasulullah s.a.w:
(Tidak ada seorang pun di antara kamu yang berwudu’, lalu menyempurnakan wuduknya, kemudian berkata أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ melainkan dibuka untuknya kelapan-lapan pintu syurga, ia boleh memasuki melalui mana-mana pintu yang dia kehendaki.)
Dalam riwayat yang lain, dibaca :
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إلاَّ الله وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَه وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُه
(Muslim:553)
Imam Muslim telah meriwayatkan dalam satu hadis dari Samurah bin Jundub ia berkata : Telah bersabda Rasulullah s.a.w :
(“Perkataan yang paling dicintai oleh Allah ada empat : Subhaanallaah, alhamdulillah, laa ilaaha illallaah, dan allaahu akbar. Tidak akan memberi masalah jika kamu mulakan dengannya).(Muslim:2137)
Oleh itu,jadilah seorang yang sentiasa mengingati Allah walau apa jua pun keadaan.Boleh jadi,kita malas untuk berjaga malam (qiamullail),kurang bersedekah dan malas untuk puasa sunat.Jadilahkanlah zikir ini sebagai penganti untuk melengkapkan amalan kita yang serba kekurangan.Berzikirlah kepada Allah siang dan malam walaupun sedikit kerana kita tidak rugi walaupun satu sen.
Akhir kata,renungilah ayat di bawah.
Firman Allah Ta’ala:
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِي وَلاَ تَكْفُرُونِ
(Oleh itu ingatlah kamu kepadaKu (dengan mematuhi hukum dan undang-undangKu), supaya Aku membalas kamu dengan kebaikan; dan bersyukurlah kamu kepadaKu dan janganlah kamu kufur (akan nikmatKu).(Surah Al-Baqarah:152)
 
 

en-GB


Sunday, May 12, 2013

Kelebihan Selawat Nabi Muhammad S.A.W.



Assalamualaikum semua.
Kali ini saya nak berkongsi ilmu mengenai kebaikan membaca selawat Nabi Muhammad S.A.W.. Teramat baik untuk diamalkan oleh anda semua. Amalkanlah dan moga-moga ia menjadi kebaikan buat kita semua. Tunjukkanlah kasih sayang kita pada penghulu kita Nabi Muhammad S.A.W. dengan berselawat sekurang-kurangnya 100 kali sehari.
KEUTAMAAN DZIKIR DAN SHALAWAT
BISMILLAHIR-ROHMANIR-ROHIM
Firman Allah SWT: “Kerana itu ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat(pula) kepadamu(dengan memberikan rahmat dan pengampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar(pada nikmat-Ku. (QS. Al-Baqarah:152)
Firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah yang banyak kepada Allah(dengan menyebut nama-Nya).(QS. Al-Ahzaab: 42)
Firman Allah SWT: “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung.(QS. Al-Ahzaab: 35)
Firman Allah SWT: “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksa-Nya), tidak mengeraskan suara, dipagi dan petang hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”.(QS. Al-A’raf: 205)
Rasulullah Sallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan orang yang menyebut (nama) Tuhannya dengan orang yang tidak menyebut (nama)-Nya, laksana orang hidup dengan orang yang mati”. (H.R. Bukhari)
Rasulullah Shallallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Maukah kamu, aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik darimu dari infaq emas dan perak, dan lebih baik bagimu dari pada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?”. Para shahabat yang hadir berkata: “Mau wahai Rasulullah !”. Beliau bersabda ” Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi.” (Shahih Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Allah Ta’ala berfirman dalam hadits Qudsi ; “Aku tergantung persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya(memberi rahmat dan membelanya) bila dia menyebut nama-Ku. Bila dia menyebut nama-Ku dalam dirinya, Aku menyebut namanya dalam diriku. Bila dia menyebut nama-Ku dalam perkumpulan orang banyak, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih banyak dari mereka. Bila dia mendekat kepada-Ku sejengkal(dengan melakukan amal shaleh atau berkata baik), maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Bila dia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Bila dia datang kepada-Ku dengan berjalan(biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat(lari). (H.R. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Sungguh, manusia yang paling utama di sisiku kelak di hari kiyamat, iaitu mereka yang paling banyak bershalawat kepadaku.”
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Janganlah kau buat hari raya rumahku ini(ramai-ramai di dalamnya), dan jangan pula kau jadikan rumah-rumahmu sebagai kuburan(sepi), bershalawatlah kepadaku dimanapun kalian berada, kerana shalawatmu itu pasti akan sampai kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :Jibril datang kepadaku dan berkata;” Ya Muhammad tidak seorang yang bershalawat atasmu, kecuali 70.000 Malaikat bershalawat kepadanya, dan siapa di shalawati Malaikat sekian banyak ini adalah tergolong orang ahli syurga”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : Tidak do’a kecuali terdapat hijab diantaranya dengan diantara langit, hingga bershalawat atas Nabi SAW, maka apabila di bacakan shalawat Nabi, terbukalah hijab dan di terimalah do’a tersebut, namun jika tidak demikian, kembalilah do’a itu kepada pemohonnya’.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : ”Siapa bershalawat kepadaku penuh hormat mengagungkan aku, maka sholatnya bakal menjelma menjadi seorang malaikat bersayap dua, satu di kutub timur dan yang kedua di kutub barat, kedua kakinya dibawah bumi ke tujuh, lehernya melekat ke ‘Arasy, dan Allah berfirman kepadanya;”Hai Malaikat, bershalawatlah untuk hambaku ini, sebagaimana ia telah bershalawat kepada Nabi-Ku Muhammad SAW, maka malaikat itupun melaksanakan tugasnya, bershalawat kepadanya hingga hari kiamat”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :Sejumlah malaikat datang kepadaku,ya’ni Jibril, Israfil, ‘Izra’il dan Mika’il As. Lalu Jibril berkata; “Ya Rasulullah siapa yang bershalawat kepadamu 10 kali, maka akulah yang bertindak dengan tangannya dan aku lintaskan di atas shirat”. Dan Mika’il berkata;” Akulah yang memberikan minum dari telagamu”. Israfil berkata;”Aku bersujud kepada Allah, tidak akan mengangkat kepala hingga Allah mengampuni dosanya”. Izra’il berkata;”Aku cabut ruhnya seperti mencabut ruh-ruh para Nabi As”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Tidak suatu kaum yang berhimpun di suatu tempat yang tidak bershalawat Nabi, kecuali kecelakaan menimpa mereka, seandainya masuk syurga pasti tidak bakal tahu pahala mereka”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :Siapa bershalawat 10 kali kepadaku di waktu pagi dan 10 kali di waktu petang, maka Alllah akan menyelamatkannya dari goncangan besar yang mengejutkan kelak di hari kiamat, dan ia di himpun berikut para Nabi dan Shiddiqin yang telah diberi ni’mat oleh Allah SWT”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Ketika orang mu’min bershalawat atasku, maka malaikat maut menggengamnya dengan izin Allah, ia menyampaikannya ke makamku, katanya;”Ya Muhammad, bahwasannya si anu bin anu umatmu telah bershalawat atasmu”. Maka akupun berkata “Katakanlah kepadanya, dariku sepuluh shalawat dan sampaikan pula padanya syafaatnya wajib bagimu”. Kemudian Malaikat Maut itu naik ke Arasy, ia berkata:” Ya Tuhan, bahwasannya si anu bin anu telah bershalawat atas kekasihMu(Nabi Muhammad) satu kali”. Lalu di jawab “Sampaikanlah padanya dari-Ku sepuluh shalawat. Kemudian setiap huruf shalawat di jadikan malaikat 360 kepala, setiap kepala 360 wajah, setiap wajah 360 mulut, setiap mulut360 lidah yang semuanya berbicara memuji kepada Allah SWT. Dengan menggunakan 360 macam bahasa, yang pahala semua itu di peruntukan orang mu’min yang bershalawat atas Nabi SAW. Hingga hari kiamat”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Siapa bershalawat kepadaku pada hari juma’at 100x, maka ia datang kelak di hari kiamat di barengi nur/cahaya, apabila nur tersebut di buat menyinari semua makhluk,pasti memadai”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Jibril baru saja keluar dari tempatku tadi, ia khabarkan kepadaku dari Tuhan ‘Azza wa Jalla, Dia berfirman; “Siapa dari orang Islam yang bershalawat kepadamu satu kali, maka Aku dan para malaikatKu bershalawat atasnya 10 kali”. Oleh sebab itu bershalawatlah kepadaku sebanyaknya pada hari juma’at sebagai penghormatan atasku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Perhatikan, aku akan mengungkap tentang manusia yang paling kikir dan paling lemah, iaitu orang yang namaku disebut disisinya, tidak mahu bershalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :“Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah memberikan shalawat kepadanya 10x, dan siapa bershalawat kepadaku 10x, maka Allah berikan shalawat kepadanya 100x, dan siapa yang bershalawat kepadaku 100x, maka Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari kemunafikan dan kebebasan dari api neraka dan Allah akan menempatkannya dihari kiamat beserta para syuhada, Maka perbanyaklah shalawat kepadaku ketika disebutkan namaku, kerana akan menjadi kafarat dari keburukan-keburukanmu”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah memberikan shalawat kepadanya 10x, dan siapa bershalawat kepadaku 10x, maka Allah berikan shalawat kepadanya 100x, dan siapa yang bershalawat kepadaku 100x, maka Allah berikan shalawat kepadanya 1000x, , dan siapa yang bershalawat kepadaku 1000x, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk kedalam neraka”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku satu kali dari ummatku dengan hati yang tulus, maka Allah bershalawat kepadanya 10 shalawat, mengangkat 10 derajat, di tuliskan padanya 10 kebaikan dan di hapuskan 10 keburukan”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku 1000x dalam sehari, maka tidak akan mati sebelum melihat tempatnya di dalam syurga”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat setiap hari 100x kepadaku, maka Allah akan kabulkan 100 hajatnya, seringan-ringannya hajat adalah di bebaskannya dari api neraka”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku 500x setiap hari, maka dia tidak akan fakir sepanjang hidupnya, maksudnya tidak memerlukan bantuan orang lain selamanya”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Jibril berkata; “Ya Muhammad, Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman ” Siapa yang bershalawat kepadamu 10x, maka pasti dia aman dari murka-Ku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari jum’at, kerana malaikat Jibril baru sahaja datang kepadaku dari Tuhannya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman;”Tidak seorang muslim yang membaca sholawat satu kali di atas permukaan bumi ini, kecuali Aku dan para malaikat-Ku bershalawat kepadanya sepuluh kali”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari jum’at, kerana shalawat ummatku akan diperlihatkan kepadaku setiap hari juma’at, siapa yang lebih banyak bershalawat kepadaku, maka dialah yang paling dekat kedudukannya denganku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari dan malam juma’at, siapa yang membacanya, maka aku akan menjadi saksi dan memberikan syafaat kepadanya di hari kiamat”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku 100x pada hari jum’at, maka diampuni kesalahannya 80 tahun”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang bershalawat kepadaku 1000x pada hari jum’at, maka tidak akan mati sebelum melihat tempatnya di dalam syurga”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : ” Siapa yang bershalawat kepadaku pada hari juma’at, maka dia akan menjadi syafaat baginya pada hari kiamat”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang shalat ashar pada hari juma’at dan membaca(shalawat) sebelum melaksanakannya” Allaahumma sholli ‘ala Muhammadin Nabiyyil ummiyyi, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim tasliiman” 80x. Maka di ampuninya dosa 80 tahun dan di tuliskannya sebagai ibadah 80 tahun”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Bershalawat kepadaku akan menjadikan cahaya pada hari kiamat ketika gelapnya ash-Ahirath,oleh sebab itu, perbanyaklah bershalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa senang ingin bertemu dengan Allah SWT dan Dia ridho kepadanya, maka perbanyaklah shalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang merasa sulit hajatnya, hendaklah memperbanyak shalawat kepadaku, karena dengan bershalawat akan menghilangkan kegelisahan, kesedihan hati, kesusahan, memperbanyak rezeki dan di penuhi segala hajat (keperluan)”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa yang merasa sulit segala sesuatunya, hendaklah memperbanyak shalawat kepadaku, kerana dengan bershalawat akan melepaskan semua belenggu(ikatan) dan menghilangkan kesusahan”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Sebanyak-banyaknya isteri kalian di dalam syurga adalah sebanyak-banyaknya kalian membaca shalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Seutama-utamanya manusia denganku pada hari kiamat adalah mereka yang lebih banyak bershalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Tiga (perkara) yang akan mendapat naungan ‘Arasy Allah pada hari kiamat, di hari yang tiadak naungan kecuali naungan-Nya”. Di katakana kepadanya; “Siapa Ya Rasulallah?..”, Beliau bersabda;”Orang yang memberikan jalan keluar dari kesusahan ummatku, Yang menghidupkan sunnahku dan Yang memperbanyak bershalawat kepadaku”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Tidaklah suatu kaum duduk di suatu tempat, lalu sesudahnya tidak bershalawat kepadaku, kecuali perpisahan mereka sangatlah busuk melebihi busuknya bangkai”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Siapa meninggalkan shalawat kepadaku, bererti mereka telah lupa/menyimpang dari jalan syurga”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Do’a dan sholat bergantungan di antara langit dan bumi, tidak sampai kepada Allah SWT, sehingga di bacakan shalawat atas Nabi SAW”.
Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Bahwasanya diantara umatku ada kaum-kaum yang di seru oleh Allah kelak di hari kiamat: “Hai sekalian hamba-hamba-Ku, masuklah ke syurga”, lalu mereka pun terlantar di padang terbuka(di hari kiamat) dari petunjuk Allah ke syurga. Dan ketika di Tanya, siapakah mereka itu ya Rasul? Jawabnya:”Iaitu orang-orang yang enggan bershalawat kepadaku akibat lupa dan lengah sewaktu namaku di sebut-sebut di hadapan mereka”.
Inilah kiranya hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Yang berkenaan tentang keutamaan bershalawat. Hadits-hadits ini saya ambil dari kitab “Afdlolu al-Shalawaat ‘alaa Sayyidi al-Saadaat” karangan Asyaikh Yusuf bin Isma’il al-Nabhaani dan tukilan dari kitab “Durrotu al-Naashihiin” karangan Syaikh ‘Utsman bin Hasan bin Ahmad al-Syaakir al-Khaubawi. Mungkin dalam hati kecil Anda tersisa pertanyaan yang menyala-nyala “Apakah wajib hukumnya membaca shalawat kepada Nabi Saw?… Saya jawab “Membaca shalawat Nabi Saw, hukumnya adalah wajib secara jumlah, merujuk pada firman Allah SWT dalam surat al-Ahzaab ayat 56“Yaa ayyuhalladziina aamanuu shalluu ‘alaihi wa sallimuu tasliimaa” Yang ertinya ;
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepadanya dan ucapkanlah salam kepadanya sesempurnanya”. Dalam ayat tersebut ada kata “shalluu” yang ertinya bershalawatlah. Kata “shalluu” adalah “fi’il amar” atau fi’il yang menunjukan erti perintah, setiap perintah bererti wajib hukumnya untuk di ta’ati, lebih-lebih ini adalah perintah Allah SWT. Bukankah Anda lihat bahawa shalawat adalah termasuk rukun dari rukun-rukun sholat, bererti membacakan shalawat di dalamnya adalah hukumnya wajib, jika tidak, maka sholatnya tidak akan diterima oleh Allah SWT. Ada pula yang menjelaskan bahawa seseorang wajib bershalawat kepada Nabi SAW. Ketika nama Beliau di sebut-sebut di sisinya, menunjuk pada sabda Nabi SAW. :“Sungguh, rendah dan hina lagi kecewa, orang yang di sebut-sebut namaku disisinya, ia tidak mahu bershalawat kepadaku, masuklah ia ke neraka dan di jauhkan dari rahmat Allah”.
Apa fungsi bershalawat kepada Nabi, sedangkan Allah dan para malaika-Nya sudah menyampaikannya?… Bukankah beliau adalah manusia paripurna, sudah di jamin keselamatannya, sudah di ampuni dosa-dosanya yang terdahulu mahupun yang akan datang?… Tidakkah shalawat kita hanyalah sepercik sinar lilin di hadapan matahari?…
Al-Imam Fakhru al-Roozi membantu menjawabnya, ” Shalawat kepada Nabi itu bukan kerana beliau memerlukannya, bahkan shalawat para malaikat pun tidak beliau perlukan setelah ada shalawat dari Allah kepadanya. Namun semua itu demi menunjukkan kebesaran dan ke agungan Nabi SAW., sebagaimana Allah mewajibkan kita berdzikir menyebut Nama-Nya, padahal pasti Dia tidak memerlukan semua itu.
Senada dengan Al-Imam Fakhru al-Roozi, Ibnu Qoyyim lalu menambahkan, ” Jika Allah dan para malaikat-Nya saja bershalawat kepada Nabi, kalian juga harus bershalawat kepadanya. Kalian lebih berhak memanjatkan shalawat dan salam kepadanya, kerana kalian telah mendapatkan berkah risalah yang di embannya dan telah di beri khabar gembira oleh makhluk yang paling mulia di dunia dan di akhirat ini. Dengan kata lain shalawat kita juga merupakan bentuk syukur atas segala jasa Nabi yang telah menuntun kita ke jalan kebenaran serta menyebut-nyebut keistimewaan dan jasa beliau untuk di jadikan panutan dalam kehidupan.
Bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw, adalah ibarat kunci pembuka kemurahan hati Allah SWT. Dari Abu Hurairah r.a. Nabi Saw. Bersabda:“ : “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali”.(HR.Muslim). Ibnu Atha’illah berpeasan, “Seandainya seumur hidup engkau melakukan seluruh amal ketaatan, lalu Allah memberimu satu shalawat saja, tentu satu shalawat itu lebih berat daripada semua amal ketaatanmu selama hidup. Sebab engkau bershalawat sesuai dengan kapasiti kemampuanmu, sementara Allah bershalawat sesuai dengan Rububiyyah (sifat ketuhanan)-Nya. Ini baru satu shalawat. Lalu, bagaimana jika Allah bershalawat untukmu sebanyak sepuluh kali atas setiap bershalawat satu kali atas Rasul SAW.!…
Ketika kita sampaikan terima kasih kita ats Nabi melalui bershalawat kepadanya, jutaan malaikat ganti mendoakan kita. Shalawat kita itu seakan menjadi sepercik sinar lilin yang kemudian di pantulkan kembali menjadi cahaya matahari!.. Suatu hari Rasulullah Saw. datang dengan wajah berseri-seri dan bersabda:“Malaikat Jibril datang kepadaku dan berkata,” Sangat menyenangkan untuk engkau ketahui wahai Muhammad bahawa untuk satu shalawat dari seseorang umatmu akan ku imbangi dengan sepuluh do’a baginya dan sepuluh salam bagiku akan kubalas dengan sepuluh salam baginya.’” (HR. An-Nasa’i). Dalam hadits lain Rasulullah Saw. bersabda ,”Kalau orang bershalawat kepadaku, maka malaikat juga akan mendo’akan keselamatan yang sama baginya, untuk itu bershalawatlah, baik sedikit ataupun banyak.” (HR.Ibnu Majah dan Thabrani).
Tentu saja memerlukan tulisan banyak bila bila saya cantumkan tentang keutamaan bershalawat di website ini. Cukuplah saya pilihkan sebuah alasan ringan sebagai hasil ringkasan dari berbagai riwayat pillihan. Menurut Ahmad bin ‘Ujaibah dalam Haqaa’iqul-Anwar, setidaknya ada 41 keutamaan dan keuntungan dari bershalawat kepada Nabi Saw.
1. Mentaati perintah Allah untuk bershalawat.
2. Meneladani Allah dalam bershalawat.
3. Meneladani para malaikat Allah dalam bershalawat.
4. Memperoleh sepuluh shalawat dari Allah untuk satu kali bershalawat pada Nabi SAW.
5. Meninggikan sepuluh derajat.
6. Mendapatkan sepuluh kebaikan.
7. Menghapus sepuluh keburukan.
8. Memudahkan terkabulnya do’a.
9. menjadi jaminan syafaat Nabi SAW.
10. Menjadi faktor diampuninya dosa dan di tutupnya aib.
11. Menjadi sebab tercukupinya kepentingan hamba.
12. Menjadi perekat kedekatan kepada Nabi Saw.
13. Menghantarkan kepada maqam kejujuran.
14. Membantu pemenuhan keperluan.
15. Menjadi sebab curahan rahmat Allah dan permohonan do’a para malaikat.
16. Menyucikan pembacanya.
17. Pemberi khabar gembira tentang syurga sebelum meninggal dunia.
18. Menyelamatkan dari masa-masa berat di akhirat.
19. Mendapatkan balasan shalawat dan salam dari Nabi SAW.
20. Memperkuat ingatan atau membuat ingat apa yang di lupakan pembacanya.
21. Mewangikan majlis atau memperindah pertemuan dan menghindarkan kita dari menyesal kerana merugi pada hari kiamat.
22. Menghilangkan kefakiran.
23. Menghilangkan sifat kikir.
24. Menimbulkan kecintaan orang dan menghantarkan kepada dengan Rasul dalam mimpi.
25. Menjadi teman perjalanan menuju syurga.
26. menyelamatkan dari derita kekurangan kerana sepinya shalawat dalam suatu majlis.
27. Penyempurna pembicaraan setelah pujian kepada Allah SWT.
28. Menjadi sebab suksesnya hamba meniti shirat.
29. Membebaskan hamba dari mengentengkan shalawat Nabi.
30. Menjadi sebab turunnya pujian baik dari Allah diantara langit dan bumi.
31. Meraih kasih sayang Allah.
32. Menjadi sumber keberkahan hidup.
33. Mengukuhkan keimanan dengan kian karibnya dengan Nabi SAW.
34. Meraih cinta Rasulullah dan menjadi kekasihnya.
35. Menjadi sumber hidayah dan menghidupkan hati.
36. Memperbaiki perangai pembacanya.
37. memperkukuh pijakan hidup dan memperkuat sikap optimis.
38. Menunaikan shalawat sebagai hak Nabi dan mensyukuri ke hadirannya sebagai nikmat terbesar bagi kita.
39. Mangandung zikir kepada Allah, mensyukuri dan mengenal nikmat-Nya.
40. Shalawat Nabi merupakan do’a bagi kita dan di perintah oleh Allah SWT. Jadi, bershalawat meningkatkan kualiti penghambaan kita.
41. Terbentuknya peribadi luhur Nabi dalam diri. Inilah keuntung terbesar dan mulia.
Saudaraku, memang tidak sederhana menyelami ke agungan shalawat Nabi. Kerana setiap kata dan huruf dalam shalawat yang kita ucapkan mengandung atmosfer ruhani yang sangat dahsyat. Kedahsyatan itu, tentu, kerana posisi Nabi Muhammad SAW, sebagai hamba Allah, Nabi-Nya, Rasul-Nya, Kekasih-Nya dan Cahaya-Nya. Dan, semesta raya ini di ciptakan dari Cahaya Muhammad. Maka setiap detak huruf dalam shalawat pasti mengandung elemen metafizik yang luar biasa.
“Shalawat adalah cahaya penerang sanubari, kekuatan bagi hati, ketenangan bagi jiwa, kesejukan bagi mata, wangi kasturi bagi mejlis pertemuan, kenikmatan bagi hidup, zakat bagi umur, keindahan bagi hari-hari, dan merupakan penghilang kesedihan dan kesusahan.Shalawat boleh mendatangkan kebahagiaan, kelapangan dada, kesempurnaan nikmat dan keagungan cahaya”.
KEUTAMAAN SHALAWAT KEPADA NABI
Sesungguhnya Shalawat kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam memiliki kedudukan yang tinggi di dalam hati setiap muslim, dan bershalawat merupakan bahagian dari perintah Allah Subhanahu waTa’ala, ertinya, “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah dengan penuh penghormatan.”(QS. Al-Ahzab: 56)
Ibnu Katsir rahimahullaah berkata, “Maksud dari ayat ini adalah, bahawa Allah Subhanahu waTa’ala mengabarkan kepada para hamba-Nya, tentang kedudukan hamba dan Nabi-Nya di sisi-Nya dan di sisi para makhluk yang tinggi (Malaikat). Dan bahawasanya Allah Subhanahu waTa’ala memuji beliau di hadapan para Malaikatnya, dan para Malaikat pun bershalawat kepada beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam. Kemudian Allah Subhanahu waTa’ala memerintahkan penduduk bumi untuk bershalawat dan mengucapkan salam kepada beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam, supaya terkumpul pujian terhadap beliau dari penghuni dua alam, alam atas (langit) dan alam bawah (bumi) secara bersama-sama.”(Tasir Ibnu Katsir Jilid 3 hal 514)
Makna Shalawat Kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam
Abu ‘Aliyah rahimahullah berkata, “Shalawat Allah atas Nabi adalah pujianNya kepada beliau di hadapan para MalaikatNya, shalawat Malaikat kepada beliau adalah do’a (maksudnya: bahawa para Malaikat memohon kepada Allah tambahan dari pujian Allah kepada Nabi).”
Ibnu‘Abbas radiyallaahu ‘anhuma berkata, “ ?????/mereka bershalawat, maksudnya adalah mereka mendoakan untuk beliau keberkahan.” (Shahih al-Bukhari Kitab Tafsir bab:10)
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, ”Makna shalawat Allah atas Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam adalah pujianNya terhadap Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam dan penjagaanNya terhadap beliau, penampakkan kemuliaan, keutamaan dan kehormatan beliau. Dan shalawat kita kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam adalah, kita memohon kepada Allah tambahan di dalam pujianNya kepada Rasullullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, dan penampakan kemuliaan, keutamaan dan kehormatan beliau serta kedekatan beliau kepada Allah.” (Jalaa’ul Afhaam, hal 261-262)
Hukum Shalawat Kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam
Shalawat terhadap Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam adalah wajib atas setiap muslim, baligh (dewasa menurut kacamata agama) dan berakal, sekali seumur hidup. Adapun selain itu (selain shalawat yang sekali) adalah sunnah yang dianjurkan. (asy-Syifaa, oleh al-Qadhi ‘Iyadh jilid 2 hal 62)
Keutamaan Shalawat Kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam
Banyak sekali hadits yang menjelaskan tentang keutamaan bershalawat kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, di antaranya:
Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa saja yang bershalawat kepadaku satu shalawat, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh.” (HR. Muslim, hadits no.408)
Dari Abu Darda radiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa saja yang bershalawat kepadaku sepuluh kali di waktu pagi dan petang, maka dia akan mendapatkan syafa’atku pada hari Kiamat.” (Hadis hasan, Shahih al-Jami’ oleh al-Albani hadits no.6357)
Peringatan Terhadap Orang Yang Meninggalkan Shalawat Secara Sengaja
Imam at-Tirmidzi rahimahullah meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Terhinalah seseorang yang namaku disebut di sisinya, tetapi dia tidak bershalawat kepadaku.” (hadits shahih, Shahih at-Tirmidzi hadits no.2870)
Beliau juga meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang yang bakhil (kikir) adalah orang yang apabila namaku disebut di sisinya, dia tidak bershalawat kepadaku.” (hadits shahih, Shahih at-Tirmidzi hadits no.2811)
Beliau juga meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah suatu kaum duduk di sebuah majelis, yang mereka tidak menyebut nama Allah di dalamnya dan juga tidak bershalawat kepada Nabinya, kecuali hal itu menjadi kerugian dan penyesalan, maka kalau Allah menghendaki Dia akan mengadzabnya dan apabila menghedaki Dia akan mengampuni mereka.” (hadits shahih, Shahih at-Tirmidzi hadits no.2691)
Bentuk Shalawat Kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam
Di antara bentuk Shalawat kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang paling shahih, iaitu:
Asy-Syaikhan (al-Bukhari dan Muslim rahimahumallah) meriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Ujrah radiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam keluar kepada kami, maka kami berkata, “Wahai Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, kami telah mengetahui, bagaimana mengucapkan salam kepada engkau. Maka bagaimana kami bershalawat kepada engkau?” Beliau berkata, “Ucapkanlah oleh kalian:(Ya Allah, bersalawatlah ke atas Muhammad hamba-Mu dan rasul-Mu, sebagaimana Kamu telah bersalawat ke atas keluarga Ibrahim, dan berkatilah ke atas Muhammad, dan ke atas keluarga Muhammad, sebagaimana Kamu telah berkati ke atas Ibrahim).
Waktu-waktu yang Disunnahkan untuk Mengucapkan Shalawat
Para Ulama menyebutkan ada waktu-waktu dan kondisi-kondisi yang disunahkan untuk bershalawat, dan mungkin secara singkat penjelasannya sebagai berikut:
Setelah mendengar dan mengikuti ucapan muadzin ketika adzan. 2. Ketika masuk dan keluar masjid. 3. Setelah tasyahud (tahiyat) akhir di dalam sholat. 4. Setelah doa qunut. 5. Di dalam sholat Jenazah setelah takbir yang kedua.
6. Sebelum dan sesudah berdoa.
7. Ketika berkhutbah jum’at, I’ed, Istisqa dan lain-lain (khusus bagi khatib).
8. Ketika disebut nama Baginda Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam.
9. Ketika berada di Shafa dan Marwah bagi orang yang sedang Haji atau Umrah.
10.Hari jum’at.
11.Ketika pagi dan petang.
12.Ketika menutup sebuah majlis atau pertemuan (taklim, kajian, pelajaran dll).
13.Ketika menyampaikan pelajaran dan ketika selesainya.
14. Di antara takbir-takbir dalam sholat I’ed (Asy-Syifaa, oleh al-Qadhi ‘Iyadh, dan Jalaaul Afham).
Buah Shalawat Kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam
Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah menyebutkan secara garis besar tentang buah dari shalawat kepada Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, di antaranya:
1. Shalawat termasuk bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu waTa’ala
2. Sebab untuk mendapatkan kebaikan, dinaikkan derajat dan penghapusan dosa.
3. Mendapat Syafa’at beliau pada hari kiamat.
4. Sebab untuk mendapatkan kedekatan dengan Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam pada hari kiamat.
5. Sebab shalawat (do’a) Allah dan Malaikat kepada kita.
6. Sebab dikabulkannya do’a.
7. Sebab pengampunan dosa dan pengusir kegundahan.
8. Sebab untuk mendapatkan majlis yang baik (berkah).
9. Menghindarkan sifat bakhil dari orang yang bershalawat.
10.Sebab untuk melanggengkan dan meningkatkan cinta kita kepada Nabishallallaahu ‘alaihi wasallam.
11.Terkandung di dalamnya syukur, dan pengakuan terhadap nikmat Allah.
12.Sebab untuk mendapatkan berkah bagi jiwa, umur dan amalannya dan sebab kebaikannya (Jalaaul Afham hal. 612-626)
Amalan Sholawat Khusus
QS. Al Ahzab 56: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
Rasulullah Bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan selawat kepadaku satu kali maka Allah akan berselawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa) nya, serta ditinggikan baginya sepuluh darjat / tingkatan (di syurga kelak). Bacalah shalawat kerana bacaan shalawatmu akan menjadi penebus dosa-dosa kamu, dan akan menjadi kesucian untukmu. Siapa yang membaca selawat untukku (satu kali maka Allah akan memberikan rahmat dan kasih sayangNya 10 kali ganda. “
Hadith dan Quran yang agung menunjukkan keutamaan berselawat kepada Nabi, kerana selawat merupakan sebab turunnya rahmat, pertolongan, pengampunan dan pahala yang berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Telah banyak dibuktikan oleh murid-murid kami, dengan mengamalkan selawat pelbagai cita-cita dikabulkan dan persoalan hidup yang rumit boleh diatasi. Semua itu atas pertolongan Allah SWT.
InsyaAllah, moga-mogaan amalan membaca selawat ini menjadi amalan harian kita.