Sunday, December 3, 2017

PERTOLONGAN ALLAH SWT ..







Tafsir Quran Surah Ali-Imran ayat 123-128.

Ayat 123:
 AYAT 124:
AYAT 125:



AYAT 126:
AYAT 127:


AYAT 128:


http://keranakasihnabi.blogspot.my/2014/03/kemenangan-dan-pertolongan-datang-hanya.html

jazak ALLAHU khayr





Monday, November 27, 2017

ALAM SEJAGAT BERZIKIR ...















Semua Makhluk Berdzikir

  SUBHANALLAH .. Semua ciptaanNya berdhikir kepadaNya. 

QS Al-Isra 44 : “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

STAY BLESS

CAHAYA HIDAYAH ...








 







STAY BLESS ..

Monday, November 20, 2017

Zikir Hasbunallahu wa ni’mal wakil ..





 Diriwayatkan bahawa ketika Nabi Ibrahim diletakkan di atas tunku api, Jibril bertanya kepada baginda –Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku?’Nabi Ibrahim lantas menjawab – “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”.

“Hasbunallah wa ni’mal wakil” itulah kalimat yang dikatakan oleh Nabi Ibrahim AS ketika akan dilempar ke kobaran api. Nabi Ibrahim mempercayakan seluruh jiwa dan raganya sepenuhnya kepada Allah, maka Allah berfirman “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”. Allah  menjadikan api yang panas itu dingin seketika. Dan Ibrahim pun tidak terbakar. 
Demikian halnya dengan Rasulullah dan para sahabat ketika menghadapi ancaman dari pasukan kafir, mereka juga mengucapkan “Hasbunallah wa ni’mal wakil” Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

Nabi Muhammad s.a.w. juga diriwayatkan menyerbut kalimah Hasbunallah wa ni’mal wakil ketika di dalam perang Badar, sehingga Allah memberikan kememangan kepada baginda.

Pernah ada suatu cerita tentang seorang pedagang yang hendak meminjam wang untuk modal usaha kepada seorang mukmin. Sang mukmin bertanya kepada sang pedagang “apa jaminan darimu, agar dapat membayar pinjamanmu?” sang pedagang menjawab “Allah SWT”, maka sang mukmin berkata” jika itu yang jadi jaminanmu, maka aku percaya”. Lalu bersepakatlah jadual pelunasan hutang.

Si pedagang pun menggunakan wang itu untuk berdagang. Ketika menjelang tempoh pembayaran hutang, si pedagang dengan membawa wang hasil keuntungan dagangannya pergi untuk melunasi hutangnya kepada sang mukmin. Akan tetapi setiba di seberang lautan tak ada satupun perahu yang dapat membawa dia ke tempat tujuan. Dia khuatir akan lewat jatuh tempoh kesepakatan yang telah dibuat dengan si mukmin. Lalu dia mengambil sebuah kayu dan melubangi kayu itu, lalu ia masukkan wang dan sebuah surat kedalam ke kayu. Sang pedagang kemudian menaruh kayu itu ke laut, dan berdoa kepada Allah semoga wang dapat sampai ke tangan si mukmin.

Keesokan harinya, akhirnya sang pedagang dapat menyebrang dengan membawa wang penganti yang lain, kemudian datang menyerahkan kepada si mukmin. Sang mukmin menjawab dengan tersenyum “wang pinjamanmu sudah ku terima kemarin”"ketika aku sedang menunggumu. Aku menemukan sebuah kayu lalu kubawa pulang untuk kujadikan kayu bakar, pada saat aku membelahnya ada wang beserta surat darimu”sang pedagangpun tersenyum dan bersyukur kepada Allah. Kejadian itu manambah iman mereka kepada Allah SWT. Inilah pentingnya keyakinan dan kebergantungan seorang mukmin.


 https://khasiatquran2u.blogspot.my/2012/04/zikir-hasbunallah-wa-nimal-wakil.html?spref=fb

jazak ALLAHU khayr
 

Sunday, November 19, 2017

[LIVE] Knowing The Angels - 04 - Sheikh Hussain Yee

Ketika ALLAH Mencintai Hamba-NYA - Ust Syafiq Riza Basalamah

Dua ayat terakhhir surah AL BAQARAH ayat 285 dan 286 ..






Keutamaan Membaca 2 Ayat Terakhir
Surat Al-Baqarah di Malam Hari
 

عَنْ أَبِى مَسْعُدٍ الْبَدْرِىِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهَ صلى الله عليه وسلم: الآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ مَنْ قَرَأَهُمَا فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ


Dari Abu Mas’ud al-Badri رضي الله عنه dia berkata bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Dua ayat terakhir dari surah al-Baqarah, barang siapa membacanya di malam hari, niscaya dua ayat tersebut akan mencukupinya”. (HR. al-Bukhari no. 3786 dan Muslim no. 807 dan 808)


Hadits agung ini menunjukkan keutamaan besar dua ayat tersebut dan sekaligus anjuran membacanya di malam hari, karena itu merupakan faktor terpeliharanya seorang hamba dari segala keburukan dan dipermudah memperbanyak kebaikan. (Lihat Faidhul Qadir 6/197)


Hadits ini didukung oleh hadits shahih lainnya, malaikat memberi salam dan berkata kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم: “Bergembiralah engkau (wahai Rasulullah) dengan dua cahaya yang diberikan (oleh Allah) kepadamu dan belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, (yaitu) surah al-Fatihah dan penutup (dua ayat terakhir dari) surah al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu hurufpun dari keduanya kecuali (semua) akan diberikan kepadamu”. (HR. Muslim no. 806)



Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:


1. Dua ayat terakhir surah al-Baqarah adalah firman Allah عزّوجلّ:


آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ.

لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.


Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami taat.” (mereka berdoa): “Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.”


Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): “Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Al-Baqarah/2: 285-286)[1],[2]







jazak ALLAHU khayr




A True Love Story ᴴᴰ ┇ Thought Provoking ┇ By Sh. Karim Abu Zaid ┇ TDR ┇

Strangers Ghurabah Khalid Yasin Khutbah [FULL]

Monday, November 13, 2017

ISTIQOMAH ..









Doa Istiqomah ke- 1

'Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik'
Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” - HR.Tirmidzi

Doa Istiqomah ke- 2

'Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Ta'atik'
Artinya: “Wahai Dzat yg membolak-balikan hati teguhkanlah hatiku diatas ketaatan kepadamu” - HR. Muslim

Doa Istiqomah ke- 3

'Allaahumma Musharrifal Quluub, Sharrif Quluubanaa ‘Alaa Tho'atika'
Artinya: “Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadamu.”- HR. Muslim

Doa istiqomah ke- 4

'Rabbabaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab'
Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” - QS. Ali Imran: 7

Doa mohon kesabaran

‘Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin’.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 250).






Tuesday, November 7, 2017

AL HAQQ ..







In the Name of God, Most Gracious, Most Merciful

The Truth/الْحَق/ Al-Haq, as an attribute

Al-Haq/الْحَق/ is the Arabic noun and the most explicit, one- word definition of justice and truth. Because of the heavy and well-defined implications of this word, it is innumerably used by God in Quran along with many of its grammatical derivatives to deliver teachings, commands, systems, and facts in the most efficient, clear-cut, assertive, and absolute format.
As it will be noted at the end of this reminder, it might be beneficial for our souls to know and be reminded with the entities that are given the attribute of الْحَق/ Al-Haq/the Truth. The following occurrences are different from the verses where the word الْحَق/ Al-Haq/the Truth and the many other derivatives are used to mean "truthfully", "fully", "rightfully", "the real" , "establish, "incumbent". They are verses where the word الْحَق/ Al-Haq/the Truth is given as an attribute.
Allah, God is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 22:62] It is a fact that God is the Truth, while the setting up of any idols beside Him constitutes a falsehood, and that God is the Most High, the Supreme. ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
[Quran 24:25] On that day, God will requite them fully for their works, and they will find out that God is the Truth. يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمْ اللَّهُ دِينَهُمْ الْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُ
[Quran 31:30] This proves that God is the truth, while any idol they set up beside Him is falsehood, and that God is the Most High, Most Great. ذَلِكَ بِأنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ الْبَطِلُ وَأنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
Whatever God utters is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 38:84] He said, "This is the truth, and the truth is all that I utter. قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ [Quran 38:85] "I will fill Hell with you and all those who follow you."
[Quran 6:73] He is the One who created the heavens and the earth, truthfully. Whenever He says, "Be," it is. His word is the absolute truth. All sovereignty belongs to Him the day the horn is blown. Knower of all secrets and declarations, He is the Most Wise, the Cognizant. وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَيَوْمَ يَقُولُ كُنْ فَيَكُونُ قَوْلُهُ الْحَقُّ وَلَهُ الْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ عَلِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَدَةِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Quran is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 47:2] Those who believe and work righteousness, and believe in what was sent down to Muhammad - which is the truth from their Lord - He remits their sins, and blesses them with contentment. وَالَّذِينَ ءامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّلِحَتِ وَءامَنُوا بِمَا نُزِّلَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَىءاتِهِمْ وَأَصْلَحَ بَالَهُمْ
[Quran 13:1] A. L. M. R. These (letters) are proofs of this scripture. What is revealed to you from your Lord is the truth, but most people do not believe. المر تِلكَ ءايت الكتب وَالذِي أنزِل إليْكَ منْ ربِّكَ الحَقُّ وَلكِنَّ أكْثَر النَّاسِ لا يُؤْمنُونَ
[Quran 2:147] This is the truth from your Lord; do not harbor any doubt. الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنْ الْمُمْتَرِينَ
[Quran 35:31] What we revealed to you in this scripture is the truth, consummating all previous scriptures. God is fully Cognizant of His servants, Seer. وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ مِنْ الْكِتَبِ هُوَ الْحَقُّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ إِنَّ اللَّهَ بِعِبَادِهِ لَخَبِيرٌ بَصِيرٌ
[Quran 34:6] It is evident to those who are blessed with knowledge that this revelation from your Lord to you is the truth, and that it guides to the path of the Almighty, the Most Praiseworthy. وَيَرَى الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ الَّذِي أُنزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ هُوَ الْحَقَّ وَيَهْدِي إِلَى صِرَطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ
The Day of Judgment is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 78:39] Such is the inevitable day. Whoever wills let him take refuge in his Lord. ذَلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَى رَبِّهِ مَءابًا
Our requital is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 24:25] On that day, God will requite them fully for their works, and they will find out that God is the Truth. يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمْ اللَّهُ دِينَهُمْ الْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُ
The scale of Justice is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 7:8] The scales will be set on that day, equitably. Those whose weights are heavy will be the winners. وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَزِينُهُ فَأوْلَئِكَ هُمْ الْمُفْلِحُونَ
God's record is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 23:62] We never burden any soul beyond its means, and we keep a record that utters the truth. No one will suffer injustice. وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَلَدَيْنَا كِتَبٌ يَنطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
[Quran 45:29] This is our record; it utters the truth about you. We have been recording everything you did. هَذَا كِتَبُنَا يَنطِقُ عَلَيْكُمْ بِالْحَقِّ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنسِخُ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Whatever the angels are sent down with is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[15:8] We do not send down the angels except for specific functions. Otherwise, no one will be respited. مَا نُنَزِّل الملئكة إلا بِالحَقِّ وَمَا كَانُوا إذًا مُنْظَرينَ
The Mutual Blaming or the Feud on the Day of Judgment is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 38:64] This is a predetermined fact: the people of Hell will feud with one another. إِنَّ ذَلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ
God's Promise is الْحَق/ Al-Haq/the Truth:
[Quran 35:5] O people, God's promise is the truth; therefore, do not be distracted by this lowly life. Do not be diverted from God by mere illusions. يَأيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمْ الْحَيَوةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ
[Quran 45:32] When it is proclaimed that God's promise is the truth and that the Hour (of Judgment) is inevitable, you said, "We do not know what the Hour is! We are full of conjecture about it; we are not certain." وَإِذَا قِيلَ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ لَا رَيْبَ فِيهَا قُلْتُمْ مَا نَدْرِي مَا السَّاعَةُ إِنْ نَظُنُّ إِلَّا ظَنًّا وَمَا نَحْنُ بِمُسْتَيْقِنِينَ
Perhaps we would seriously obey God's commands when we fully comprehend that He is the Absolute Truth. Perhaps we would rightfully and sincerely implement His teachings when reminded that His words are the Absolute Truth and that our accountability when we meet Him on the promised Day of Judgment is also the Absolute Truth.
Do we fully comprehend that God is in the Absolute Truth when we say about Him what we do not know or attribute to Him lies, prohibitions, or practices that He has never issued?
[Quran 7:33] Say, "My Lord prohibits only evil deeds, be they obvious or hidden, and sins, and unjustifiable aggression, and to set up beside God powerless idols, and to say about God what you do not know."
[Quran 7:105] "It is incumbent upon me that I do not say about God except the truth. I come to you with a sign from your Lord; let the Children of Israel go."
[Quran 16:116] You shall not utter lies with your own tongues stating: "This is lawful, and this is unlawful," to fabricate lies and attribute them to God. Surely, those who fabricate lies and attribute them to God will never succeed.
Do we truly grasp that God is the Absolute Truth when we recognize His irrefutable systems and proofs within us and all around us? Do we owe it to Him alone? Do we reverence Him, fear Him alone, and value Him the way He should be valued?
[Quran 41:53] We will show them our proofs in the horizons, and within themselves, until they realize that this is the truth. Is your Lord not sufficient as a witness of all things?
[Quran 22:74] They do not value God as He should be valued. God is the Most Powerful, the Almighty.
Do we fully understand that Quran is the Absolute Truth? Do we truly uphold that Absolute Truth both literally and seriously as the only valid and divine source of guidance?
[Quran 10:82] God establishes the truth with His words, despite the criminals.
[Quran 18:27] You shall recite what is revealed to you of your Lord's scripture. Nothing shall abrogate His words, and you shall not find any other source beside it.
Do we fully understand that God's words establish the Absolute Truth when we conceal some, misunderstand and abuse others by mixing them with man's words, or when we selectively apply few and ignore plenty or when we stretch them beyond what they mean to satisfy our idols?
[Quran 3:71] O followers of the scripture, why do you confound the truth with falsehood, and conceal the truth, knowingly?
[Quran 3:78] Among them are those who twist their tongues to imitate the scripture, that you may think it is from the scripture, when it is not from the scripture, and they claim that it is from God, when it is not from God. Thus, they utter lies and attribute them to God, knowingly.
[Quran 3:23] Have you noted those who were given part of the scripture, and how they are invited to uphold this scripture of God, and apply it to their own lives, then some of them turn away in aversion?
[Quran 4:44] Have you noted those who received a portion of the scripture, and how they choose to stray, and wish that you stray from the path?
[Quran 4:51] Have you noted those who received a portion of the scripture, and how they believe in idolatry and false doctrine, then say, "The disbelievers are better guided than the believers?!"
[Quran 15:90] We will deal with the dividers.
[Quran 15:91] They accept the Quran only partially.
[Quran 15:92] By your Lord, we will question them all,
[Quran 15:93] about everything they have done.
Do we use the absolute truth or man-made concepts that we personally admire when we invite to God's path?
[Quran 7:181] Among our creations, there are those who guide with the truth, and the truth renders them righteous.
[Quran 40:75] This is because you used to rejoice in false doctrines on earth, and you used to promote them.
When we try to judge matters to make decisions or resolve disputes, do we resort to the Absolute Truth, Quran, or to Quran plus.., plus... plus...??
[Quran 24:48] When they are invited to God and His messenger to judge among them, some of them get upset.
[Quran 4:105] We have sent down to you the scripture, truthfully, in order to judge among the people in accordance with what God has shown you. You shall not side with the betrayers.
To wrap it up, do we fully appreciate the infallible logic in these two verses?
[Quran 10:32] Such is God, your rightful Lord. What is there after the truth, except falsehood? How could you disregard all this? فَذَلِكُمْ اللَّهُ رَبُّكُمْ الْحَقُّ فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إلَّا الضَّلَلُ فَأنَّي تُصْرَفُونَ
[10:36] Most of them follow nothing but conjecture, and conjecture is no substitute for the truth. God is fully aware of everything they do. وَمَا يَتَّبِعُ أكْثَرُهُمْ إلَّا ظَنًّا إنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنْ الْحَقِّ شَيْءًا إنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ

[3:8] "Our Lord, let not our hearts waver, now that You have guided us. Shower us with Your mercy; You are the Grantor.
[3;:9] "Our Lord, You will surely gather the people on a day that is inevitable. God never breaks a promise."

Peaceful Friday, salaam and God bless.
 
 https://wahiduddin.net/words/99_pages/haqq_51.htm

Monday, October 23, 2017

ALHAMDULILLAH ..




Meaning of saying “Alhamdulillah”
As Muslims, the phrase “alhamdulillah” اَلحَمْدُ لِله is an integral part of our deen; we are taught to say it from both the Qur’an and Sunnah and most of us have this phrase in our everyday vocabulary, not to mention we read it every day in Suratul Faatihah. ‘Alhamdulillah’ is an amazingly deep word, which would take pages upon pages to explain properly in English (which has been done by the scholars) but the explanation that follows is very brief so that we can convey the core of what this phrase really contains.
  • Linguistically, Hamd is from ha-meem-daal ( حمد or ح م د) and hamd to mention the good attribute of a person, such an attribute that is the at the level of perfection. Hamd is based on mahabbah (love) and ta’dheem (honor). Hamd is not a ‘fake’ praise, meaning it is not done to please the person or without significance, rather Hamd is always true. Hamd implies admiration, love and magnifying the praise of the mahmood (one who is praised). Hamd can only be done for a living being who has an intellect. Hamd is a sincere and true praise, a praise that the mahmood (one who is praised) deserves. The one doing hamd is doing submission to the one being praised out of humility. Hamd also includes sincere gratitude and mentioning the kamaal (best) traits of someone.
  • When we say ‘alhamdulillah’, it implies exclusivity and entirety, meaning that praise is entirely and only for Allah. How do we know this? The ‘al’ (ال) before ‘hamd’ is called “istighraaq” in Arabic, and when “al” comes before this phrase its means that the entire praise, all kinds of praise and at all times, is due to Allah. The “li” ( لِ in lillah, meaning, for Allah) implies limitation which is known as “ikhtisaas” in Arabic and it means that Allah is the only One who deserves the hamd.
  • Now with this concrete definition in mind, what does ‘Alhamdulillah’ really mean? A more suitable definition would be: The perfect, most beautiful praise is only for Allah. We say ‘alhamdulillah’ out of love, honor, with humility, complete submission and sincere gratitude to Allah azza wa jal. In the Qur’an we learn that ‘alhamdulillah’ will be the last call of the believers in Jannah, Allah tells us:
  • وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
  • “and the last of their call will be Alhamdulillah, Rabb of all that exists!” (Surah Yunus, verse 10)
  • ‘Alhamdulillah’ appears 38 times in the Qur’an
  • reference ~ http://knowingallah.com/en/articles...

syirik khafi .. ujub riak takbur



SYIRIK KHAFI / SYIRIK TERSEMBUNYI


Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:

“Syirik yang dilakukan umat ku lebih tersembunyi daripada semut halus yang merayap di atas batu yang besar.” (Riwayat Al Hakim)


“Sesungguhnya yang paling aku khuatirkan atas kamu sekalian adalah syirik kecil (syirik khafi), riya’. Pada hari kiamat, ketika memberi balasan manusia atas perbuatannya, Allah berfirman, “Pergilah kalian kepada orang-orang yang kalian tujukan amalanmu kepada mereka di dunia. Lihatlah, apakah engkau dapati balasan di sisi mereka?” (Riwayat Imam Ahmad)


Di antara perbuatan syirik tersembunyi yang lain adalah seperti;


a) Menanamkan perasaan takut dan gerun kepada kekuatan sesuatu yang lain dari Allah.


b) Menumpukan harapan kepada sesuatu yang lain daripada Allah.


c) Bersumpah dengan sebarang sebutan yang lain daripada menyebut nama atau sifat Allah.


d) Mengatakan: Kalaulah tidak kerana pertolongan dia, tentulah aku tidak berjaya dan sebagainya.


e) Mengatakan: Kalaulah tidak kerana ayam berkokok, polis meronda dan sebagainya tentulah rumahku dimasuki pencuri.


f) Melakukan sesuatu amal ibadat atau membuat sesuatu pengorbanan, perjuangan, bukan kerana menjunjung perintah Allah tetapi untuk suatu tujuan yang lain.


g)Bergantung Hati Kepada Sesuatu Selain Allah, Ujub, Riak dan Takabbur (bangga diri)


Sebagai umat Islam hendaklah kita menjauhi segala bentuk perbuatan yang mensyirikkan Allah kerana dosa syirik adalah dosa yang paling besar. Sebaliknya hendaklah meletakkan keyakinan bahawa segala sesuatu itu adalah bergantung pada takdir Allah dan keizinan-Nya jua.

jazakAllah khayr

sumber :  https://www.facebook.com/DakwahJakim/posts/10155219187027398


Sunday, September 24, 2017

iman dan takwa ..




PENGERTIAN IMAN

Dalam hadist di riwayatkan Ibnu Majah Atthabrani, iman didefinisikan dengan keyakinan dalam hati, diikrarkan dengan lisan, dan diwujudkan dengan amal perbuatan (Al-Iimaanu ‘aqdun bil qalbi waiqraarun billisaani wa’amalun bil arkaan). Dengan demikian, iman merupakan kesatuan atau keselarasan antara hati, ucapan, dan laku perbuatan, serta dapat juga dikatakan sebagai pandangan dan sikap hidup atau gaya hidup.


TANDA – TANDA ORANG BERIMAN

Al-Qur’an menjelaskan tanda-tanda orang beriman sebagai berikut :
Jika di sebut nama Allah, maka hatinya bergetar dan berusaha agar ilmu Allah tidak lepas dari syaraf memorinya, serta jika di bacakan ayat suci Al-Qur’an, maka bergejolak hatinya untuk segera melaksanakannya (al-Anfal:2). 
 
Senantiasa tawakal, yaitu kerja keras berdasarkan kerangka ilmu Allah, diiringi dengan doa, yaitu harapan untuk tetap hidup dengan ajaran Allah menurut 6.sunnah Rasul (Ali Imran: 120, al-Maidah: 12, al-Anfal: 2, at- Taubah: 52, Ibrahim: 11, Mujadalah: 10, dan at-Thaghabun: 13).
 
Tertib dalam melaksanakan shalat dan selalu menjaga pelaksanaannya (al- Anfal: 3, dan al-Mu’minun: 2,7).
 
Menafkahkan rezki yang diterimanya (al-Anfal: 3 dan al-Mu’minun: 4).
 
Menghindari perkataan yang tidak bermanfaat dan menjaga kehormatan (al- Mu’minun: 3,5)
 
Memelihara amanah dan menepati janji (al-Mu’minun: 6)
 
Berjihad di jalan Allah dan suka menolong (al-Anfal: 74)
 
Tidak meninggalkan pertemuan sebelum meminta izin (an-Nur: 62)

 
TAKWA

PENGERTIAN

Kata takwa (التَّقْوَى) dalam etimologi bahasa Arab berasal dari kata kerja (وَقَى) yang memiliki pengertian menutupi, menjaga, berhati-hati dan berlindung. Oleh karena itu imam Al Ashfahani menyatakan: Takwa adalah menjadikan jiwa berada dalam perlindungan dari sesuatu yang ditakuti, kemudian rasa takut juga dinamakan takwa. Sehingga takwa dalam istilah syar’I adalah menjaga diri dari perbuatan dosa.

TANDA – TANDA ORANG BERTAKWA

Beriman kepada ALLAH dan yang ghaib(QS. 2:2-3)
Sholat, zakat, puasa(QS. 2:3, 177 dan 183)
Infak disaat lapang dan sempit(QS. 3:133-134)
Menahan amarah dan memaafkan orang lain(QS. 3: 134)
Takut pada ALLAH(QS. 5:28)
Menepati janji (QS. 9:4)
Berlaku lurus pada musuh ketika mereka pun melakkukan hal yang sama(QS. 9:7)
Bersabar dan menjadi pendukung kebenaran (QS. 3:146)
Tidak meminta ijin untuk tidak ikut berjihad (QS. 9:44)
Berdakwah agar terbebas dari dosa ahli maksiat (QS. 6:69)

 

Monday, September 18, 2017

SEGALA SESUATU BERZIKIR ...




QS Al-Anbiyaa 79: “maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing2 mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung2 dan burung2, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kami-lah yang melakukannya.”
“Tidakkah kami tahu bahwasanya Allah, kepada-Nya bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi, dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sholat dan tasbihnya. Dan Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Qs. 24:41)

1. Sahabat mendengar Dzikirnya Makanan
Diriwayatkan oleh Abdullah: “Sesungguhnya kami mendengar makanan yang dimakan Rasulullah SAW mengagungkan nama Allah.” (Sahih Bukhari, juz 5 no 779)

2. Sahabat mendengar dzikirnya kerikil
Abu Dzar ra. ia berkata, “Saya pernah hadir dalam sebuah pertemuan disisi Nabi saw. Saya melihat beberapa batu kerikil yang dipegang beliau mengucapkan tasbih. Saat itu di antara kami ada Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali. Mereka semua yang hadir dipertemuan itu mendengar tasbih benda tersebut. Kemudian batu-batu kerikil itu oleh Nabi saw. diserahkan kepada Abu Bakar yang dapat didengar oleh semua orang yang hadir dipertemuan itu. Ketika diberikan lagi kepada beliau, kerikil itupun masih bertasbih ditangan beliau, kemudian beliau menyerahkan kepada Umar dan batu kerikil itu pun mengucapkan tasbih ditangannya yang bisa didengar oleh semua orang yang hadir dipertemuan. Kemudian Nabi saw. menyerahkan kepada Utsman dan ia pun mengucapkan tasbih ditangannya. Tetapi ketika oleh Nabi batu kerikil itu diserahkan kepada kamu, ia tidak mau bertasbih bersama seorang pun di antara kami. (Diriwayatkan oleh Thabrani dalam buku haditsnya Al-Mu’jamul Ausath nomor 1244 dan oleh Abu Nu’man dalam Dalaa’ilun Nubuwwah I/404.)


Firman Allah Swt dalam Al-qur’an:
فاذكروني أذكركم
Artinya: ”Ingatlah Aku (Allah), maka Aku (Allah) akan mengingatmu.” (Qs. Al-Baqoroh: 152)



ALAM SEJAGAT BERTASBIH ..





Semua Makhluk Berdzikir
Subhanalloh. Semua ciptaanNya berdhikir kepadaNya. Hal ini jelas seperti dalil dalam al Qur'an maupun dari Sahabat:

QS Al-Isra 44 : “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.”

Thursday, September 14, 2017

AL QURAN AL KAREEM ..





'' Rumah yang di dalamnya dibacakan al-Quran akan terlihat penduduk langit sebagaimana penduduk bumi melihat gemerlapan bintang gemintang di langit.'' ( HR: Baihaqi )