Thursday, June 4, 2026

DUA JAWSHAN KABEER .. 99 AND 100 ..




 Dua Jawshan Kabeer - Duas.org


https://youtu.be/M3z8KrwAk8Q?si=DbqvRuU3HBqfeQPr


99. To cure pain in legs
يَا مَن لا يَشْغَلُهُ سَمْعٌ عَن سَمْعٍ
ya mal-la yash-ghaluhu sam-u'n `an sam-i`in
O He-listening to one individual does not prevent Him from listening to others simultaneously,
يَّا مَن لا يَمْنَعُهُ فِعْلٌ عَن فِعْلٍ
ya mal-la yam-nau'hu fi-a'-lun `an fia'-l
O He-doing one thing does not prevent Him from doing other things simultaneously,
يَّا مَن لا يُلْهِيهِ قَوْلٌ عَن قَوْلٍ
ya mal-la yul-hehi qaw-lun `an qaw-lin
O He-the speech of one person does not make Him heedless of the simultaneous speech of others,
يَّا مَن لا يُغَلِّطُهُ سُؤَالٌ عَن سُؤَالٍ
ya mal-la yughal-lituhu sualun `an sual
O He-one request does not make Him forgetful of other requests,
يَّا مَن لا يَحْجُبُهُ شَيْءٌ عَن شَیْ‏ءٍ
ya mal-la yah-jubuhu shayun `an shay
O He-the sight of one thing does not prevent him from seeing other things simultaneously,
يَّا مَن لا يُبْرِمُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّينَ
ya mal-la yub-rimuhu il-hahul-mulih-hen
O He-the plaintive cries of those who weep and lament do not bother Him,
يَا مَنْ هُوَ غَايَةُ مُرَادِ الْمُرِيدِينَ
ya man huwa ghayatu muradil-mureden
O He Who is the ultimate Aim of the efforts of saints,
يَا مَنْ هُوَ مُنتَهَى هِمَمِ الْعَارِفِينَ
ya man huwa muntaha himamil-a'arifen
O He Who is the Goal of Gnostics,
يَا مَنْ هُوَ مُنتَهَى طَلَبِ الطَّاِلبِينَ
ya man huwa muntaha talabit-taliben
O He Who is the Goal of seekers,
يَا مَن لا يَخْفَى عَلَيْهِ ذَرَّةٌ فِي الْعَالَمِينَ
ya mal-la yakh-fa `ailayhi dhar-ratun fel-a'alamen
O He from Whom not a single particle in the worlds is hidden.
سُبْحَانَكَ يَا لا إلَهَ إلاّ أنْتَ
subhanaka ya la ilaha illa anta
Praise be to You, there is no god but You,
الغَوْثَ الغَوْثَ
al-ghawth al-ghawth
[I beseech you for] relief, relief
خَلِّصْنا مِنَ النّارِ يا رَبِّ.
khallisna minan-nari ya rabb
Protect us from the Fire, O Lord.
100. To cure thigh pain
يَا حَلِيماً لا يَعْجَلُ
ya halemal-la ya`a-jal
O Forbearing Who does not make haste,
يَا جَوَاداً لا يَبْخَلُ
ya jawadal-la yab-khal
O Generous Who is never a miser,
يَا صَادِقاً لا يُخْلِفُ
ya sadiqal-la yukh-lif
O True Who never breaks the promise
يَا وَهَّاباً لا يَمَلُّ
ya wah-habal-la yamal-l
O Munificent Who never regrets,
يَا قَاهِراً لا يُغْلَبُ
ya qahiral-la yugh-lab
O Dominant Who is never overpowered,
يَا عَظِيماً لا يُوصَفُ
ya `azemal-la yusaf
O Great Who is indescribable
يَا عَدْلاً لا يَحِيفُ
ya `ad-lal-la yahefu
O Just Who is never oppressive,
يَا غَنِيّاً لا يَفْتَقِرُ
ya ghane-yal-la yaf-taqir
O Bounteous Who is never rapacious,
يَا كَبِيراً لا يَصْغُرُ
ya kaberal-la yas-ghur
O Great Who does not become small,
يَا حَافِظاً لا يَغْفَلُ
ya hafizal-la yagh-fal
O Protector Who does not neglect.
سُبْحَانَكَ يَا لا إلَهَ إلاّ أنْتَ
subhanaka ya la ilaha illa anta
Praise be to You, there is no god but You,
الغَوْثَ الغَوْثَ
al-ghawth al-ghawth
[I beseech you for] relief, relief

خَلِّصْنا مِنَ النّارِ يا رَبِّ.
khallisna minan-nari ya rabb
Protect us from the Fire, O Lord.

'NAUNGAN SEDEKAH' ..

Maksud 

"Naungan Sedekah"

 merujuk kepada perlindungan istimewa yang diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang gemar bersedekah secara ikhlas ketika berada di Padang Mahsyar pada hari akhirat kelak.


Pada waktu tersebut, matahari akan berada sangat dekat dan manusia akan mengalami kepanasan yang amat dahsyat, namun amalan sedekah akan menjelma menjadi pelindung yang meredupkan keadaan orang mukmin.


Dalil Hadis Sahih tentang Naungan Sedekah


Perkara ini dijelaskan dalam beberapa hadis sahih, antaranya:


Hadis Riwayat Ahmad dan Thabrani


Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:


"Sesungguhnya naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya."


Hadis 7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah 

(HR Bukhari & Muslim)


Salah satu daripada tujuh golongan yang mendapat perlindungan terus daripada Arasy Allah pada hari kiamat ialah:


"Seorang yang bersedekah dengan suatu sedekah lalu dia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya."


Bentuk dan Kelebihan Naungan Sedekah


Berdasarkan huraian para ulama seperti yang dikongsikan di portal Majlis Agama Islam Selangor (MAIS) dan Harian Metro, naungan ini membawa pelbagai maksud serta kelebihan berikut:


Perlindungan Fizikal:


 Menjadi benteng daripada bahang kepanasan matahari di Padang Mahsyar.


Keamanan Jiwa: 


Memberi ketenteraman daripada rasa takut, cemas, dan gelisah semasa proses hisab.


Keluasan Naungan:


 Saiz dan ketebalan naungan tersebut bergantung kepada jumlah, kekerapan, serta keikhlasan sedekah yang telah dikeluarkan sewaktu hidup di dunia.


Penghapus Dosa:


 Sedekah juga bertindak memadamkan dosa-dosa lalu seumpama air memadamkan api, sekaligus meringankan bebanan di akhirat.



WALLAHU A'LAM ..



RUMAH YG DIBACAKAN AL QURAN ..


Hadis yang Anda sebutkan diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi (dalam Syu'ab al-Iman) dan juga ditemukan dalam riwayat Imam Ahmad (As-Silsilah As-Shahihah No. 3112). 


Teks aslinya dalam bahasa Arab berbunyi:


إنَّ البَيْتَ لَيُتْلَى فِيهِ القُرْآنُ؛ فَيَتَرَاءَى لِأَهْلِ السَّمَاءِ كَمَا تَتَرَاءَى النُّجُومُ لِأَهْلِ الأَرْضِ


"Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya Al-Qur'an, maka rumah tersebut akan terlihat oleh para penduduk langit sebagaimana terlihatnya bintang-bintang oleh penduduk bumi."




Hadis yang dimaksud adalah sabda Rasulullah ﷺ mengenai keutamaan membaca Al-Qur'an di dalam rumah.


 Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dinilai sahih oleh Syaikh Nashiruddin al-Albani dalam kitab As-Silsilah As-Shahihah No. 3112.


Teks Hadis dan Artinya:


إنَّ البيت ليُتلى فيه القرآن؛ فيتراءى لأهلِ السماء كما تتراءى النجومُ لأهل الأرض


Artinya:


 "Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya Al-Qur'an, maka rumah tersebut akan terlihat oleh para penduduk langit (malaikat) sebagaimana terlihatnya bintang-bintang oleh penduduk bumi."


Makna dan Keutamaan:


Cahaya di Langit:


 Malaikat melihat rumah yang penghuninya rutin membaca Al-Qur'an seperti manusia melihat bintang-bintang yang terang dan indah di malam hari.


Keberkatan Rumah:


 Amalan ini mengundang rahmat Allah SWT dan menjadikan rumah terasa tenang, hidup, dan dijauhkan dari suasana seperti kuburan (karena rumah yang sunyi dari ibadah diibaratkan seperti orang mati)





WALLAHU A'LAM ..




KEUTAMAAN SURAH AL BAQARAH ..



Terdapat beberapa hadis sahih yang menjelaskan tentang keutamaan besar membaca Surah Al-Baqarah, baik untuk perlindungan diri, mengusir gangguan gaib, maupun sebagai syafaat di hari kiamat. 
Mencegah Gangguan Syaitan di Rumah
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kalian menjadikan rumah kalian seperti kuburan. 
Sesungguhnya syaitan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surah Al-Baqarah." 
(HR. Muslim). 
Perlindungan Dua Ayat Terakhir
Dari Abu Mas'ud Al-Anshari RA, Nabi SAW bersabda:
 
"Dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, siapa yang membacanya pada malam hari, nescaya kedua ayat itu akan memadai baginya (sebagai pelindung)." 
(HR. Bukhari dan Muslim).
Ulama seperti Imam An-Nawawi menjelaskan maksud "memadai" di sini adalah melindunginya dari gangguan, serta mencukupinya dari qiyamullail (ibadah malam). 
Syafaat di Hari Kiamat
Dari Abu Umamah Al-Bahili RA, ia berkata: 
"Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
"Bacalah Surah Al-Baqarah, kerana membacanya adalah keberkahan dan meninggalkannya adalah penyesalan.
 Dan pembacanya tidak dapat dikalahkan oleh ahli sihir."
(HR. Muslim)
Berikut adalah hadis-hadis utama mengenai keutamaan Surah Al-Baqarah:
Mencegah Gangguan Syaitan di Rumah
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya syaitan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan Surah Al-Baqarah."
(HR. Muslim). 
Perlindungan Dua Ayat Terakhir
Dari Abu Mas'ud Al-Anshari RA, Nabi SAW bersabda: 
"Dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, siapa yang membacanya pada malam hari, nescaya kedua ayat itu akan memadai baginya (sebagai pelindung)."
(HR. Bukhari dan Muslim).
Ulama seperti Imam An-Nawawi menjelaskan maksud "memadai" di sini adalah melindunginya dari gangguan, serta mencukupinya dari qiyamullail (ibadah malam). 
Syafaat di Hari Kiamat
Dari Abu Umamah Al-Bahili RA, ia berkata:
 "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
"Bacalah Surah Al-Baqarah, kerana membacanya adalah keberkahan dan meninggalkannya adalah penyesalan. Dan pembacanya tidak dapat dikalahkan oleh ahli sihir."
(HR. Muslim)

WALLAHU A'LAM ..
 

SURAH AL BAQARAH 5 AYAT PERTAMA ..


Berikut adalah lima ayat pertama Surah Al-Baqarah berserta terjemahannya:


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم



الٓمٓ

1. Alif, Lām, Mīm.


ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ


2. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,


ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ


3. (Ayaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,


وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْأَخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ


4. Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.


أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ


5. Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.




Betul sekali, lima ayat pertama Surah Al-Baqarah (dari ayat 1 hingga 5) adalah sebahagian daripada ayat penawar (As-Syifa') dan pendinding yang sangat besar fadhilatnya di dalam Al-Quran.


Lima ayat yang dimulai dengan 


"Alif Laam Miim" 


ini membicarakan tentang keagungan Al-Quran sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa dan mengandungi janji kejayaan serta kebahagiaan dunia akhirat.


Terjemahan 5 Ayat 
Pertama Surah Al-Baqarah


Alif, Laam, Miim.


Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya daripada Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.


Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan (mengerjakan) sembahyang serta mendermakan sebahagian daripada apa yang Kami kurniakan kepada mereka.


Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab Al-Quran yang diturunkan kepadamu (wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripada kamu, serta mereka yakin akan adanya hari akhirat (dengan sepenuhnya).


Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk daripada Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang berjaya.


Kelebihan & Amalan


Selain menjadi penawar kerisauan dan kesusahan, ayat-ayat ini juga mempunyai banyak kelebihan lain:


Pendinding rumah: 


Dibacakan untuk memohon perlindungan agar kediaman tidak dimasuki atau diganggu oleh gangguan syaitan.


Penerang hati: 


Diikhtiarkan sebagai doa untuk menguatkan daya ingatan dan hafalan.


Penguat iman: 


Sentiasa mengingatkan kita tentang sifat orang yang bertakwa, beriman kepada yang ghaib, mendirikan solat, bersedekah, dan percaya kepada hari akhirat.


WALLAHU A'LAM ..

Wednesday, June 3, 2026

surah al hasyr 21-24 ..


 




The query refers to the last four verses (21–24) of Surah Al-Hashr (Chapter 59 of the Quran), which are highly revered for their virtues and recited regularly in daily prayers and morning/evening dhikr.


These verses are famed for a well-known narration (Hadith) regarding their immense reward and protective properties.


The Hadith on the Virtue of 

Surah Al-Hashr (21–24)


There is a renowned Hadith narrated by Ma'qil bin Yasar (recorded by Imam At-Tirmidhi and Al-Baihaqi) in which the Prophet Muhammad (PBUH) stated:


"Whoever says three times in the morning:

 'A'udhu bi-llahi as-sami'i al-'alimi min ash-shaytani ar-rajim'

 (I seek refuge in Allah, the All-Hearing, the All-Knowing, from the accursed Satan)

 and then recites the last three verses of Surah Al-Hashr (verses 22, 23, and 24), 


Allah will appoint 70,000 angels to pray for him until the evening.

 If he dies on that day, he dies a martyr, and whoever recites them in the evening will receive the same rank."


Verses 21–24 Translation

The verses emphasize the greatness of Allah, the majesty of the Quran, and declare Allah's names and attributes.


Verse 21:

"If We had sent down this Quran upon a mountain, you would have seen it humbled and split asunder from fear of Allah. And these examples We present to the people that perhaps they will reflect."

Verse 22:

"He is Allah, other than whom there is no deity, Knower of the unseen and the witnessed. He is the Entirely Merciful, the Especially Merciful."

Verse 23:

"He is Allah, other than whom there is no deity, the Sovereign, the Pure, the Perfection, the Bestower of Faith, the Overseer, the Exalted in Might, the Compeller, the Superior. Exalted is Allah above whatever they associate with Him."

Verse 24:

"He is Allah, the Creator, the Inventor, the Fashioner; to Him belong the best names. Whatever is in the heavens and earth is exalting Him. And He is the Exalted in Might, the Wise."




wallahu a'lam ..


Tuesday, June 2, 2026

Daily Dua for wealth and evil protection. stay bless ❤️






Lafaz Ruqyah Jibril AS


بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ


Bismillahi arqika, min kulli syay'in yu'dhika, min sharri kulli nafsin aw 'ayni hasidin, Allahu yashfika, bismillahi arqika.

Maksudnya:


"Dengan nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dan dari kejahatan setiap jiwa atau pandangan mata yang dengki.

 Semoga Allah menyembuhkanmu.

 Dengan nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu."


Kelebihan & Cara Mengamalkannya


Pendinding Diri:

Doa ini sangat elok dibaca pada waktu pagi dan petang sebagai pelindung daripada gangguan sihir dan hasad dengki. 


Merawat Penyakit:

Sesuai dibaca sendiri ketika sedang sakit atau diuji dengan masalah kesihatan. 

Cara Penggunaan:


Yakin dan tawakal kepada Allah SWT.
Baca doa ini sebanyak 3 kali (atau ganjil).
Tiupkan pada tapak tangan dan sapukan pada bahagian badan yang sakit.
Jika merawat orang lain, baca doa ini sambil meletakkan tangan pada bahagian yang sakit atau kepala pesakit.



Monday, June 1, 2026

FIRMAN ALLAH SWT .. BERTASBIH PAGI PETANG SIANG DAN MALAM..


Surah Ar-Rum ayat 17-18 menyeru umat Islam sentiasa menyucikan, memuji, dan bersyukur kepada Allah SWT merangkumi setiap waktu dalam seharian.


Ayat ini merujuk kepada kepentingan menjaga solat fardhu serta memperbanyakkan zikir pada waktu-waktu tersebut.


Teks Ayat, Transliterasi, dan Terjemahan


Ayat 17


فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ


Fasubḥāna l-lahi ḥīna tumsūna wa-ḥīna tuṣbiḥūn(a).


Maksudnya:


 "Maka bertasbihlah kepada Allah (dengan mengucapkan Subhanallah) ketika kamu berada pada waktu petang dan ketika kamu berada pada waktu pagi."


Ayat 18

وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيّاً وَحِينَ تُظْهِرُونَ


Wa-lahu l-ḥamdu fī s-samāwāti wa-l-arḍi wa-ʿashiyyan wa-ḥīna tuẓhirūn(a).


Maksudnya: 


"Dan segala puji bagi-Nya (Allah) di langit dan di bumi; dan juga pada waktu petang dan ketika kamu berada pada waktu tengah hari."


Intisari dan Pengajaran


Waktu Tasbih:


 Allah SWT memerintahkan kita mengingati-Nya sepanjang masa. Ia merangkumi waktu malam, subuh (awal pagi), waktu petang (termasuk Asar dan Maghrib), serta waktu tengah hari (Zohor).


Kesyukuran:

 Segala pujian adalah milik Allah mutlak di seluruh langit dan bumi.


Perintah Solat: 

Para ulama tafsir sering mengaitkan ayat ini dengan kewajipan mendirikan solat lima waktu, kerana ia adalah waktu-waktu utama untuk bertasbih dan memuji kebesaran-Nya.





WALLAHU A'LAM ...


HADITH ON ADMIRABLE PATIENCE .. SABAR ..


'Abdullah bin Mas'ud narrated that the Messenger of Allah (s.a.w) said:


"Whoever suffers from destitution and he beseeches the people for it, his destitution shall not end.

 And whoever suffers from destitution and he beseeches Allah for it, Allah will send provisions to him, sooner or later."



حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ بَشِيرٍ أَبِي إِسْمَاعِيلَ، عَنْ سَيَّارٍ، عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ مَنْ نَزَلَتْ بِهِ فَاقَةٌ فَأَنْزَلَهَا بِالنَّاسِ لَمْ تُسَدَّ فَاقَتُهُ وَمَنْ نَزَلَتْ بِهِ فَاقَةٌ فَأَنْزَلَهَا بِاللَّهِ فَيُوشِكُ اللَّهُ لَهُ بِرِزْقٍ عَاجِلٍ أَوْ آجِلٍ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ ‏.‏


Grade: Hasan (Darussalam)
Reference : Jami` at-Tirmidhi 2326
In-book reference: 

Book 36, Hadith 23
English translation:

 Vol. 4, Book 10, Hadith 2326 







This Hadith teaches true reliance upon Allah (Tawakkul). 

It guides believers to seek help from Him in times of hardship instead of turning to people, as Allah promises to provide relief.


The Hadith Text:


'Abdullah bin Mas'ud narrated that the Messenger of Allah (ﷺ) said:


"Whoever suffers from destitution and he beseeches the people for it, his destitution shall not end. And whoever suffers from destitution and he beseeches Allah for it, Allah will send provisions to him, sooner or later."

Reference: Jami` at-Tirmidhi 2326 / Book 36, Hadith 23

Status: Hasan Sahih (Good and Authentic)


Self-Sufficiency: 

Constantly complaining about poverty or pleading with people for help will not solve the underlying problem.


True Reliance:

 Turning to Allah in Du'a during hardship ensures that relief or sustenance will come, either in this life or as rewards in the Hereafter.






WALLAHU A'LAM ..



HADITH SAHIH MERUJUK KEPADA ORG KAYA YG BERSEDEKAH ..


Maksud anda mungkin merujuk kepada perumpamaan Nabi Muhammad SAW mengenai golongan kaya yang menggunakan harta mereka untuk membantu orang lain ke depan, belakang, kanan, dan kiri.


 Ini diriwayatkan dalam himpunan hadis sahih berkaitan kelebihan orang yang kaya dan pemurah.


Berikut adalah butiran lengkap hadis sahih tersebut:


Hadis Sahih


Daripada Abu Hurairah RA, bahawa Rasulullah SAW bersabda:


"Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, siapakah mereka?


 Rasulullah SAW menjawab:

 Mereka adalah orang-orang yang paling banyak harta, kecuali yang berkata begini, begini dan begini (beliau memberi isyarat ke depan, ke belakang, ke kanan dan ke kiri). Mereka yang mahu berbuat demikian sangat sedikit."


 (Direkodkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)


Intipati & Pengajaran Hadis


Golongan Kaya yang Cemerlang:

 Sahabat Nabi SAW pernah bertanya siapakah orang yang mendapat darjat tertinggi. 


Baginda menjawab bahawa orang yang paling banyak hartanya (orang kaya) adalah golongan yang cemerlang, kecuali mereka yang menggunakan kekayaan tersebut untuk bersedekah ke semua arah.


Maksud Isyarat Arah:


 Isyarat "ke depan, ke belakang, ke kanan, dan ke kiri" adalah perumpamaan bahawa orang kaya ini tidak berkira dan menggunakan hartanya untuk membantu semua orang di sekelilingnya tanpa mengira arah atau siapa yang memerlukan.


Amalan Eksklusif Orang Kaya:


 Terdapat amalan yang hanya mampu dilakukan oleh orang kaya, seperti bersedekah dalam jumlah yang besar, membayar zakat, dan menunaikan haji.


 Jika kekayaan itu digunakan dengan betul, ia menjadi kunci pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.


Hadis Berkaitan (Sedekah Sembunyi)


Terdapat satu lagi hadis sahih yang sering dikaitkan dengan pergerakan tangan atau kedudukan bersedekah (perumpamaan tangan kanan dan kiri):


"Sedekah yang paling utama atau sedekah yang paling baik ialah sedekah dari orang kaya..."

 (Sahih Muslim)


Nabi SAW juga memuji sedekah yang dilakukan secara rahsia sehingga tangan kiri tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanan.


 Ini merujuk kepada tahap keikhlasan tertinggi dan menjauhi sifat riak (menunjuk-nunjuk).




WALLAHU A'LAM ..




ISTIGHFAR TERBUKA KELUASAN RAHMAT ALLAH SWT ..

Istighfar  (memohon ampun kepada Allah SWT)  adalah kunci utama untuk membuka pintu rahmat, ketenangan jiwa, serta kelapangan rezeki. Dalil ...