Monday, January 12, 2026

SAKIT DAN HIKMAH NYA ..



9 Hadis tentang Sakit dan Sabar

1. Sakit sebagai Penghapus Dosa

Rasulullah SAW bersabda:
Tidaklah seorang muslim yang menderita sakit atau yang lain, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari, Hadits No.5228)

Hikmah: sakit adalah sarana penyucian diri. Setiap rasa sakit yang dirasakan seorang mukmin menjadi penebus dosa-dosanya.

2. Sabar sebagai Cahaya Hidup

Rasulullah SAW bersabda:
Sabar adalah cahaya. (HR. Ahmad, Hadits No.21828)

Hikmah: sakit sering membawa gelap dalam hati, tetapi sabar adalah cahaya yang menerangi jalan seorang mukmin untuk tetap optimis dan dekat kepada Allah SWT.

3. Syukur dalam Keadaan Sakit

Rasulullah SAW bersabda:
Perkara seorang mukmin sangat mengagumkan. Segala apa yang terjadi, itu yang terbaik untuknya. Dan hal itu tidak akan pernah didapatkan oleh seorangpun kecuali pada diri seorang mukmin. Bilamana ia mendapatkan kenikmatan, senantiasa ia bersyukur, dan itu baik untuknya. Bilamana ia tertimpa musibah, senantiasa ia bersabar dan itu juga baik untuknya. (HR. Muslim, Hadits No.5318)

Hikmah: seorang mukmin tidak pernah rugi. Dalam sakit, ia tetap bisa bersyukur karena ada pahala besar yang menantinya.

4. Doa Orang Sakit Mustajab

Rasulullah SAW bersabda:
Jika kamu mengunjungi orang sakit maka mintalah agar ia mendoakanmu. Sebab doanya seperti doa para malaikat. (HR. Ibnu Majah Hadits No.1431)

Hikmah: doa orang sakit memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah, karena keluar dari hati yang tulus dan penuh harap.

5. Ganjaran Pahala bagi yang Sabar

Allah SWT berfirman:
Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan. (QS. Az-Zumar: 10)

Hikmah: sabar saat sakit bukan hanya menahan rasa, tapi juga bentuk ketaatan. Allah menjanjikan pahala yang tak terhitung bagi orang yang mampu bersabar.

6. Sakit sebagai Tanda Kasih Sayang Allah

Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, Allah akan segerakan sanksi untuknya di dunia; dan apabila Allah menginginkan keburukan kepada hamba-Nya, Allah akan menangguhkan adzab baginya akibat dosanya (di dunia), sehingga Allah akan membalasnya pada hari Kiamat kelak."(HR.Tirmidzi, Hadits No.2319)

Hikmah: sakit bukan berarti Allah murka, justru tanda Allah sedang membersihkan dan mengangkat derajat hamba-Nya.

7. Teladan Nabi dalam Menghadapi Sakit

dari 'Aisyah dia berkata, "Apabila salah seorang di antara kami sakit, Rasulullah SAW mengusapnya dengan tangan kanan, lalu beliau mengucapkan: 'Wahai Rabb manusia, singkirkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah ia Karena hanya Engkaulah yang bisa menyembuhkannya, tiada kesembuhan kecuali dari-Mu, kesembuhan yang tidak akan menyebabkan penyakit lagi. (HR Muslim, Hadits No.4061)

Hikmah: teladan Nabi SAW menunjukkan bahwa meskipun beliau manusia paling mulia, tetap diuji dengan sakit. Ini mengajarkan umat untuk bersabar dan berdoa dalam setiap kondisi.

8. Pahala bagi yang Menjenguk Orang Sakit

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka akan ada malaikat penyeru dari langit yang menyerukan, "Engkau telah berbuat baik, baik pula perjalananmu, dan engkau akan menempati tempat tinggal di surga." (HR. Ibnu Majah, Hadits No.1433)

Hikmah: menjenguk orang sakit adalah amal ibadah yang penuh pahala. Kehadiran kita bisa menjadi penghibur sekaligus doa bagi yang sedang diuji.

9. Sakit sebagai Jalan Menuju Derajat Tinggi

Rasulullah SAW bersabda:
"Tidaklah seorang mukmin terkena duri atau yang lebih menyakitkan darinya kecuali Allah mengangkatnya satu derajat dan menghapus darinya satu kesalahan."(HR. Tirmidzi, Hadits No.888)

Hikmah: ujian sakit dapat mengangkat derajat seorang mukmin di sisi Allah, menjadikannya lebih dekat dan mulia.

Hikmah dan Pelajaran dari 9 Hadis

  • Sakit adalah rahmat: Allah menjadikan sakit sebagai jalan penghapus dosa.
  • Sabar adalah kunci: sabar dalam sakit akan membuahkan pahala tanpa batas.
  • Syukur dalam ujian: sakit bukan alasan untuk putus asa, tetapi kesempatan untuk bersyukur.
  • Teladan Nabi SAW: bahkan Rasulullah pun diuji dengan sakit, sehingga umatnya pun harus siap menghadapinya dengan iman.


WALLAHU A'LAM ..

AMALAN KEBAIKAN MERAIH REDHA ALLAH SWT ..





 Bertasbih (Subhanallah)


Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

Barang siapa membiasakan bertasbih sebelum tidurnya, maka ia akan diberi semangat dan kekuatan dalam menunaikan kebutuhannya, serta kekuatan dalam beribadah.

Majmu’ Fatawa 7/493
















Sunday, January 11, 2026

Z'KIR Mustajab ..









Doa Nabi Yunus as ..لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ


Lailaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin" adalah doa (permohonan) Nabi Yunus (AS) yang bermaksud

 "Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim," 

dan ia merupakan zikir yang sangat kuat untuk memohon keampunan dan pertolongan dalam kesusahan, seperti yang diceritakan dalam 
Al-Quran
 (Surah Al-Anbiya, ayat 87-88). 

Doa ini sering dibaca untuk menghilangkan keresahan, mengatasi masalah, dan mencari perlindungan daripada Allah.  

Makna Setiap Bahagian: 

"La ilaha illa anta":

 Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Engkau.

"Subhanaka":

 Maha Suci Engkau (dari segala kelemahan).

"Inni kuntu minaz zalimin":

 Sesungguhnya aku termasuk dalam kalangan orang-orang yang zalim.


Kelebihan dan Penggunaan:

Kisah Nabi Yunus: 

Doa ini dibaca Nabi Yunus ketika berada di dalam kegelapan perut ikan paus, dan Allah mengabulkan doanya lalu menyelamatkannya. 

Menghilangkan Kesulitan:

 Dikenali sebagai 'Ayat Kareema' atau 'Tasbih Yunus', ia dipercayai dapat menyelesaikan masalah, menyembuhkan penyakit, dan menghilangkan kesusahan jika dibaca dengan ikhlas. 

Zikir Penenang:

 Ia sangat efektif untuk mengurangkan kebimbangan, stres, dan kegelisahan.
 
Cara Mengamalkannya:

Membacanya dengan ikhlas pada bila-bila masa, terutamanya dalam kesusahan.

WALLAHU A'LAM ..




ASMAULHUSNA AL JABBAR ..




 Al-Jabbar (الْجَبَّارُ) adalah salah satu daripada 99 Nama Allah (Asmaul Husna) yang bermaksud Yang Maha Perkasa, Maha Kuat, atau Yang Menunjukkan Kebesaran, iaitu Dia yang memaksa segala sesuatu mengikut kehendak-Nya dan tidak dapat ditentang, serta mampu memperbaiki segala yang rosak dan mencukupi keperluan hamba-Nya. 

Mengamalkan zikir "Ya Jabbar" memberikan perlindungan daripada kezaliman, bahaya, dan kesukaran, serta membantu membaiki keadaan diri dan memudahkan rezeki dengan izin Allah SWT. 


Makna Al-Jabbar:


Yang Maha Kuat/Perkasa (The Powerful/The Irresistible):


 Kehendak-Nya pasti berlaku dan tidak dapat dihalang oleh sesiapa pun.

Yang Maha Memperbaiki (The Restorer/The Repairer):


 Dia memperbaiki segala ciptaan-Nya, menyembuhkan hati yang luka, dan menguatkan yang lemah.


Yang Maha Menundukkan:

 Dia menundukkan segala sesuatu untuk patuh kepada perintah-Nya. 


Fadhilat dan Keutamaan Mengamalkan 

"Ya Jabbar":

Perlindungan:


 Terselamat daripada kezaliman, bahaya, dan kesukaran dengan membaca

 "Ya Jabbar" (contohnya 226 kali).


Kekuatan & Ketegasan:

 Membantu seseorang menjadi lebih teguh dalam berkata benar dan tidak terpengaruh dengan perkara yang dilarang.



Kemudahan Rezeki:

 Memohon kepada Allah agar dimudahkan rezeki dengan zikir ini dapat membuka pintu rezeki.


Ketenangan Jiwa:

 Memperbaiki keadaan diri dan memberikan ketenangan. 


Cara Mengamalkan (Contoh):


Membaca "Ya Jabbar" sebanyak 100 kali atau 226 kali (pagi/petang) sambil berdoa memohon perlindungan dan kekuatan. 


Ringkasnya, Al-Jabbar adalah sifat keagungan Allah SWT yang menunjukkan kekuasaan mutlak-Nya dan kasih sayang-Nya dalam memperbaiki keadaan hamba-Nya, menjadikan-Nya tempat bergantung bagi mereka yang mencari kekuatan dan perlindungan. 


WALLAHU A'LAM ..


Al Baqarah - Saad Al Ghamdi

SURAH AL WAQI'AH ..



 According to a hadith related by Mother Ayesha (RA) which says:


Prophet Muhammad PBUH once said:

 ” Verily the one who recites the Qur’an beautifully, smoothly, and precisely, he will be in the company of the noble and obedient angels. And as for the one who recites with difficulty stammering or stumbling through its verses, then he will have TWICE that reward.”

{AL-Bukhari and Muslim}


The surah ends with a reminder of the rewards that await the believers in Paradise.


So What Are The Surah Waqiah Benefits:

Surah Al-Waqiah is a powerful reminder of the importance of living a good life. One should definitely read it if he seek to achieve success in this world and the hereafter.


There are many benefits of reciting Surah Al Waqiah. Some of these benefits are mentioned below:


Surah Al Waqiah protects one from poverty and need.

Reciting Surah Al Waqiah regularly increases one’s wealth and prosperity.

Surah Al Waqiah is a cure for all types of diseases.

This Surah increases one’s lifespan.

Surah Al Waqia brings about unity in the family.

This Surah helps in the fulfilment of all desires.

Surah Al Waqiah is a means of protection from all kinds of calamities.

Surah Waqiah is a means of attaining Jannah.

This Surah is very effective in increasing one’s memory power.

Surah offers greater benefits for those who are involved in business.


    WALLAHU A'LAM ..


Saturday, January 10, 2026

4 BULAN HARAM ..


 

Bulan Haram dalam Islam merujuk kepada empat bulan yang dimuliakan Allah SWT, iaitu

 Zulkaedah, 
Zulhijjah,
 Muharram, dan 
Rejab, 

di mana amalan soleh digandakan pahalanya dan dosa menjadi lebih berat. Bulan-bulan ini dihormati sebagai masa untuk muhasabah, meningkatkan ibadah, dan menjauhi maksiat.

WALLAHU A'LAM ..


HADITH IBNU HIBBAN TTG AL QURAN ..



Hadith riwayat Ibnu Hibban berkaitan Al-Quran merujuk kepada koleksi hadith sahih oleh Imam Ibnu Hibban, termasuk hadith tentang keutamaan Al-Quran ..

"Barangsiapa meletakkan al-Quran di hadapannya maka al-Quran akan memandunya ke syurga dan barangsiapa yang meletakkan al-Quran di belakangnya maka al-Quran akan mencampakkannya ke neraka”

(Hadith Sahih, HR Ibnu Hibban No: 124) 


WALLAHU A'LAM ..

Friday, January 9, 2026

HADITH QUDSI .. ALLAH SWT MENGIKUTI SANGKAAN HAMBA NYA ..


Dari Abi Abas r.a. bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud, 

“Demi yang diriku di tangan-Nya, jika sekiranya segala langit dan bumi dan siapa yang ada padanya dan apa-apa yang ada di antaranya dan apa-apa yang ada di bawahnya diletakkan di sebelah dacing dan kalimah ‘Lailahaillallah’ di sebelah yang lain, maka dacing kalimah 

‘Lailahaillallah’ itulah yang lebih berat.”


 (Hadis riwayat at-Tabarani)


Dalam hadis Qudsi, 

Allah berfirman yang bermaksud, 

“Aku selalu mengikuti sangkaan hamba-Ku terhadap diri-Ku dan Aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepada-Ku.”

Jika ia berzikir dalam hati peribadinya (sendirian),

 AKupun berzikir padanya dalam diri-Ku dan jika ia berzikir pada-Ku di depan umum,

 Akupun berzikir padanya di muka umum yang lebih baik dari golongannya. 

Dan bila ia mendekati pada-Ku sejengkal, Aku mendekati padanya sehasta dan bila ia mendekati pada-Ku sehasta, 

Aku mendekati padanya sedepa dan bila ia datang kepadaku berjalan, 

Aku datang kepadanya berjalan cepat (berlari)


WALLAHU A'LAM ..


HADITH QUDSI .. KALIMAH LA ILAHA ILLALLAH ..




HADITH QUDSI .. 

Terbebas dari Siksaan Allah SWT

 Rasulullah SAW bersabda,

 Allah SWT berfirman:

 وقال صلى الله عليه وسلم: {قَالَ اللهُ تَعَالَى لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ كَلَامِيْ وَأَنَا هُوَ مَنْ قَالَهَا دَخَلَ حِصْنِيْ وَمَنْ دَخَلَ حِصْنِيْ أَمِنَ مِنْ عِقَابِيْ}. 

 “Laa ilaaha illa Allah adalah kalamKu dan Aku adalah itu, siapa yang membacanya maka ia akan masuk dalam penjagaanku, dan siapa yang masuk dalam penjagaanku maka ia akan aman dari siksaanKu.”

wallahu a'lam ..

SAKIT DAN HIKMAH NYA ..

9 Hadis tentang Sakit dan Sabar 1. Sakit sebagai Penghapus Dosa Rasulullah SAW bersabda: “ Tidaklah seorang muslim yang menderita sakit atau...